Kalau mengingat kembali pertengahan Februari lalu, rasanya sisa-sisa rasa panik dan sesak di dada itu masih membekas jelas.
Tanggal 14 Februari 2026 bukan sekadar hari biasa bagiku, melainkan sebuah batas akhir yang krusial karena itu adalah hari terakhir mahasiswa dari fakultasku diperbolehkan mendaftar magang untuk konversi Satuan Kredit Semester.
Pengumuman manis sore itu bahwa aku diterima sebagai content writer intern di GNFI benar-benar akan selalu aku kenang seumur hidupku karena datang di detik-detik terakhir.
Bagi diriku yang sudah mulai patah arang, kabar bahagia tersebut terasa seperti malaikat penyelamat yang datang di waktu paling tepat. Sebelumnya aku telah berjuang melamar ke lebih dari 100 lowongan yang berbeda, tetapi semuanya berlalu begitu saja tanpa ada satu pun umpan balik yang kuinginkan.

Tim Content Writer Intern Batch Februari-Juni 2026 Pertama Kali ke Kantor | Sumber: Dokumentasi Pribadi @RevaldyLatumeten
Tanpa terasa, sekarang perjalananku sebagai seorang intern content writer di media penuh inspirasi ini sudah berjalan selama 4 bulan lamanya. Waktu rasanya melesat begitu cepat bagai kedipan mata karena setiap harinya dilewati dengan rentetan aktivitas produktif yang sangat menyenangkan di depan layar laptop.
Hampir setiap hari jemariku menari di atas papan tik, merangkai berbagai artikel menarik untuk disajikan dengan sepenuh hati kepada seluruh Kawan GNFI di luar sana.
Jika ego kepenulisanku ini harus menumpahkan seluruh kisah unik selama magang di sini, aku yakin ceritanya tidak akan cukup dan mungkin bisa membengkak menjadi 10 artikel tersendiri.
Sebab, aku merasakan sendiri bagaimana di setiap hari dan setiap topik yang aku tulis, pasti terselip cerita seru, tantangan baru, hingga plot twist yang sama sekali tidak terduga. Namun, lewat lembar yang sederhana ini, aku hanya ingin mengabadikan beberapa momen emosional yang menurutku paling membekas di relung hati.
Banyak Belajar Seputar Dunia Jurnalistik dan Pengalaman Magang di GNFI
Selama 4 bulan ke belakang, aku seperti spons yang menyerap banyak sekali ilmu baru dan membuka mata tentang dunia kepenulisan media digital yang sesungguhnya. Di sini, aku ditempa untuk belajar bagaimana cara memproduksi sebuah berita yang tidak hanya baik dan benar secara kaidah, melainkan juga harus bisa menyentuh serta mengedukasi masyarakat.
Aku diajarkan dengan sabar untuk memastikan efektivitas dari setiap kata yang digunakan agar pesan penting di dalamnya dapat tersampaikan langsung dengan sangat jelas ke hati pembaca. Selain itu, aspek SEO-friendlyness dari setiap baris kata yang kurangkai juga menjadi poin utama yang selalu kami ulik dan perhatikan bersama dengan teliti.
Kami benar-benar diajarkan dari nol untuk mencari dan lebih utamanya mengolah berbagai kata kunci (keyword) yang sedang hangat dan tren di internet saat itu. Tidak hanya menulis, aku bahkan diberikan kesempatan berharga menjadi editor yang bertugas mengkurasi langsung artikel-artikel kiriman para kontributor.

Sesi Online Bonding Bersama Mentor Kami, Kak Alifa | Sumber: Dokumentasi Pribadi @RevaldyLatumeten
Keseruan magang di GNFI ini terasa semakin lengkap dan hangat berkat bimbingan serta mentoring yang luar biasa dari Kak Alifa. Meskipun ruang gerak kami sempat terpisah oleh jarak, Kak Alifa selalu punya cara kreatif untuk mencairkan suasana dan menyatukan kami semua yang berada di tempat berbeda.
Kami sering kali diajak untuk mengikuti kelas bonding seru yang sangat berkesan, mulai dari sesi karaoke online bersama yang penuh tawa hingga mini class bercerita bebas. Di ruang aman itulah kami bisa saling berbagi kisah dan melepas penat, sebuah perhatian kecil yang membuatku merasa sangat dihargai sebagai seorang intern.
Merasakan Serunya Liputan Langsung di Lapangan
Salah satu hal yang paling membuatku bersyukur dan merasa beruntung selama magang di sini adalah sebuah privilege luar biasa karena aku tinggal di dekat Jakarta. Kota metropolitan yang tidak pernah tidur ini selalu menyediakan banyak sekali acara menarik berskala nasional maupun internasional yang seru untuk dieksplorasi lebih jauh.
Selain bekerja di balik meja dan menatap layar laptop, aku berkesempatan merasakan debaran magis melakukan liputan langsung di lapangan (on site) beberapa kali. Momen-momen inilah yang memberikan pengalaman baru yang sangat menantang sekaligus membakar semangat bagi perkembangan karier jurnalistikku yang baru seumur jagung ini.
Aku seperti mendapatkan durian runtuh karena diberikan kesempatan emas untuk meliput langsung acara press screening dan press conference dari deretan film nasional terbaru yang keren. Mulai dari pemutaran perdana film Pelangi di Mars, riuhnya Ghost In The Cell, magisnya Para Perasuk, hingga ketegangan di film Ikatan Darah.
Potret Liputan Pertamaku Untuk Film Pelangi di Mars | Sumber: Dokumentasi Pribadi @RevaldyLatumeten
Pengalaman berkesan lainnya yang membuatku berdecak kagum adalah saat meliput acara 10th Year Anniversary & slate announcement dari rumah produksi ternama, Palari Films. Aku juga berkesempatan hadir langsung merekam kemeriahan pameran seni bergengsi bertajuk Art Jakarta Gardens 2026 yang setiap sudutnya terasa sangat estetik.
Langkah kakiku melangkah lebih jauh dalam kegiatan peliputan internasional saat menghadiri gelaran kebudayaan Francophonie 2026 yang penuh warna di Jakarta. Bahkan, aku ikut merasakan kehangatan dalam peliputan acara perayaan International Tea Day 2026 yang diselenggarakan langsung secara megah oleh Kedutaan Besar Sri Lanka.

Tim Content Writer Bersama Seasia Menghadiri International Tea Day 2026 di Kedutaan Besar Sri Lanka | Sumber: Dokumentasi Pribadi @RevaldyLatumeten
Sisi kreatifku sebagai anak magang benar-benar dimanjakan saat dipercaya untuk masuk menjadi bagian dari tim produksi dalam program "Match to Match" yang seru. Tidak berhenti di situ, diriku juga mendapatkan tantangan baru untuk memproduksi konten kreatif yang segar khusus untuk kebutuhan program GNFI Jalan-Jalan.
Memperkaya Portofolio lewat Kolaborasi Lintas Platform
Program magang sebagai seorang content writer di media ini terbukti berhasil memperkaya portofolio profesional milikku dengan warna yang sangat beragam. Di dalam lingkaran GNFI, aku tidak pernah dibatasi untuk menjadi seorang jurnalis yang kaku atau sekadar duduk manis menulis artikel berita biasa saja.
Aku justru diberikan ruang berkembang seluas-luasnya, didorong untuk berani mencoba hal baru, dan memetik banyak sekali pengalaman berharga di luar zona nyaman. Salah satu momen emosional terbaik yang membuatku bangga adalah saat aku dilibatkan langsung ke dalam tim inti Data Journalist.
Dalam kesempatan emas tersebut, aku diperbantukan untuk memproduksi konten infografis bagi platform saudara kami, yaitu Jogjastats dan Goodstats. Lewat kolaborasi lintas platform yang berharga ini, aku belajar banyak mengenai seni menarasikan data yang rumit dan kaku agar menjelma menjadi sajian visual yang memikat.

Tim Content Writer Intern Batch Februari-Juni 2026 Bersama Mas Pierre dari jogjastats | Sumber: Dokumentasi Pribadi @RevaldyLatumeten
Akhir kata, sebelum lembar jurnal ini ditutup, izinkan diri yang penuh kekurangan ini mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada mentorku tercinta, Kak Alifa. Kak Alifa adalah sosok pembimbing yang luar biasa sabar, pelindung yang selalu menjadi pundak hangat yang bisa kami sandarkan saat merasa buntu.
Terima kasih yang tidak terhingga juga kupersembahkan kepada seluruh jajaran pembimbing dari GNFI Group, termasuk tim hebat dari Redaksi, Goodstats, Jogjastats, SEO, dan Seasia. Semua tetes ilmu, kritik yang membangun, serta bimbingan tulus yang kalian berikan selama ini sungguh menjadi bekal masa depan yang tidak ternilai harganya.
Dukungan penuh dan pelukan hangat dari kalian semua yang membuatku bisa menikmati setiap detik demi detik dari masa 4 bulan yang indah dan penuh tawa ini. Terakhir, untuk teman-teman tim content writer seperjuanganku, terima kasih banyak untuk memori indahnya dan see you on top, guys!
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


