Menikmati makanan Nusantara tentu menjadi salah satu berkah yang dapat dirasakan saat tinggal di Indonesia. Kawan bisa menemukan berbagai macam kuliner dari beberapa daerah dengan mudah.
Namun apa jadinya jika kita hidup dan tinggal di luar negeri? Makanan sering kali menjadi faktor penting yang membuat diaspora rindu dengan kampung halaman.
Tidak hanya sekarang, perasaan ini sudah terjadi sejak lama. Termasuk oleh diaspora Indonesia yang tinggal di Singapura pada 1985 silam.
Meskipun tidak jauh dari tanah air, akses untuk mendapatkan masakan Nusantara tentu tidak semudah saat tinggal di Indonesia. Apalagi tidak banyak penjual yang secara khusus menjajakan kuliner khas Indonesia tersebut.
Untungnya di balik keterbatasan itu, selalu ada cara bagi masyarakat Indonesia untuk mengobati rasa rindunya. Salah satunya dengan adanya perhelatan pesta makanan Sunda yang digelar di Singapura pada waktu itu.
Pesta ini digelar sebagai perkenalan masakan Sunda yang akan dijual di sana pada waktu itu. Lantas bagaimana momen saat perhelatan pesta masakan Sunda yang digelar di Singapura saat itu?
Makanan Sunda di Hotel Hilton
Dinukil dari artikel "Pesta Makanan Jawa di Hilton" yang terbit di surat kabar Berita Harian edisi 28 Juni 1985, pesta makanan Sunda ini digelar pada 27 Juni 1985 malam. Sesuai dengan judul artikel yang tertera, acara tersebut dihelat di Hotel Hilton yang ada di Singapura waktu itu.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pesta ini digelar untuk mengenalkan masakan Sunda bagi masyarakat Singapura. Sebab pada waktu itu Hotel Hilton akan mulai menjual makanan Sunda ini dalam menu mereka pada 7 Juli 1985.
Momen pembukaan pesta ini juga dipenuhi dengan nuansa budaya Sunda. Peresmian pesta makanan Sunda tersebut dibuka langsung oleh istri dari Duta Besar Indonesia untuk Singapura waktu itu, yakni Dewi Rais Abin.
Sajikan Berbagai Macam Menu
Terdapat berbagai macam menu yang disajikan oleh Hotel Hilton Singapura pada waktu itu. Para tamu yang hadir berkesempatan menikmati berbagai macam lauk pauk khas Sunda.
Banyak pilihan menu yang bisa dinikmati oleh para audiens yang hadir di helatan tersebut. Misalnya, ada sate kambing khas Cirebon, pais udang khas Tasikmalaya, dendeng ragi, soto bandung, dan pilihan menu lainnya.
Tidak hanya makanan berat, Hotel Hilton juga menyajikan kudapan ringan bagi para tamu undangan yang hadir. Ada dua jenis kudapan yang dihidangkan pada waktu itu, yakni puding tapai ketan kelapa muda dan ongol-ongol.
Datangkan Juru Masak Khusus dari Jawa Barat
Penyajian makanan Sunda dalam helatan itu juga tidak dilakukan dengan sembarangan. Persiapan matang sudah dilakukan sebelum perhelatan tersebut.
Bahkan Hotel Hilton mendatangkan juru masak langsung dari Indonesia untuk mengolah semua makanan yang akan dihidangkan. Ada tiga orang koki yang didatangkan dari Bandung yang berpengalaman dalam menyiapkan makanan khas Sunda.
Semua menu yang disajikan di acara ini nantinya akan dijual secara luas di Hotel Hilton pada periode tersebut. Hadirnya makanan Sunda ini juga menambah variasi kuliner Nusantara khas Indonesia yang juga sudah dihadirkan oleh hotel tersebut sebelumnya.
Itulah momen saat perhelatan pesta makanan Sunda yang digelar di Singapura pada 1985 silam. Momen khusus seperti ini tentu bisa menjadi obat rindu, khususnya bagi para diaspora Indonesia yang sudah lama tidak mencicipi cita rasa kuliner khas dari kampung halamannya masing-masing.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


