mahasiswa its bikin mobil formula listrik baru siap ngebut lawan tim dunia di jepang - News | Good News From Indonesia 2026

Mahasiswa ITS Bikin Mobil Formula Listrik Baru, Siap Ngebut Lawan Tim Dunia di Jepang

Mahasiswa ITS Bikin Mobil Formula Listrik Baru, Siap Ngebut Lawan Tim Dunia di Jepang
images info

Tim Anargya ITS


Tim riset kendaraan listrik dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember yang dikenal sebagai tim Anargya resmi meluncurkan karya terbaru mereka yang dinamakan Anargya Formula EV Mark 6.0. 

Mobil formula berbahan bakar listrik generasi keenam ini dijadwalkan untuk bertanding dalam ajang bergengsi Formula Society of Automotive Engineers Japan yang akan berlangsung pada tanggal dua hingga tujuh Agustus dua ribu dua puluh enam di Aichi Sky Expo, Nagoya. Kompetisi internasional ini menjadi panggung pembuktian bagi inovasi teknologi otomotif ramah lingkungan yang dikembangkan oleh para mahasiswa.

Sejak pertama kali ikut serta pada tahun dua ribu sembilan belas, tim Anargya secara konsisten terus menunjukkan kemampuan teknis mereka di ajang tersebut. Di bawah bimbingan dosen Alief Wikarta, tim ini bersiap mengikuti seluruh rangkaian mata lomba yang terbagi menjadi dua kategori besar, yaitu kategori statis dan kategori dinamis. 

Kategori statis meliputi penilaian terhadap rencana bisnis, presentasi desain, biaya dan manufaktur, lembar kesetaraan struktural, hingga formulir sistem kelistrikan. Sementara itu, pada kategori dinamis, mobil akan diuji langsung di lintasan melalui tes akselerasi, uji ketangkasan kemudi, autocross, uji ketahanan baterai, hingga efisiensi konsumsi daya.

Pengembangan Menyeluruh Lintas Subsistem

General Manager Tim Anargya, Fakhri Rahman Marzuki, menjelaskan bahwa pengerjaan mobil generasi terbaru ini membawa perubahan besar jika dibandingkan dengan pendahulunya, Mark 5.0, yang baru saja diluncurkan pada November dua ribu dua puluh lima lalu. Modifikasi dan peningkatan performa dilakukan secara menyeluruh pada hampir semua komponen utama kendaraan guna menghasilkan efisiensi maksimal di sirkuit balap.

Pada bagian struktur utama, kerangka mobil dirancang ulang menggunakan model ruang tubular yang jauh lebih ringan namun memiliki tingkat kekakuan puntir yang meningkat drastis menjadi empat ribu dua ratus tujuh puluh enam Newton meter per derajat. 

Peningkatan ini memberikan kekuatan struktural yang jauh lebih kokoh dibandingkan versi sebelumnya yang hanya mencapai dua ribu lima ratus koma delapan Newton meter per derajat. Komponen aerodinamika juga diubah secara agresif sehingga mampu menghasilkan gaya tekan ke bawah yang melonjak signifikan. Hal tersebut memastikan kendaraan tetap stabil dan mencengkeram permukaan jalan dengan sangat kuat saat dipacu dalam kecepatan tinggi.

Optimasi Daya dan Visi Masa Depan

Sektor kendali dan penggerak juga tidak luput dari pembaruan teknis demi performa berkendara yang optimal. Sistem suspensi dan dinamika kendaraan dikonfigurasi ulang dengan sudut kemiringan ban negatif serta pusat gulung yang lebih tinggi guna memaksimalkan kendali saat menikung. Penggunaan ukuran ban yang diperkecil dari dimensi sebelumnya membuat respons akselerasi menjadi jauh lebih cepat sekaligus menghemat penggunaan energi. 

Selain itu, sistem transmisi disesuaikan dengan menurunkan rasio roda gigi menjadi lima koma empat puluh lima. Sektor penyimpanan daya juga ditingkatkan melalui kapasitas baterai baru yang mencapai sepuluh koma delapan kilowatt jam serta peningkatan tenaga berkelanjutan hingga dua pukul sembilan kilowatt.

Sejak didirikan pada September dua ribu delapan belas di bawah naungan Pusat Unggulan Iptek Sistem Kontrol Otomotif, tim riset ini tidak hanya fokus pada penciptaan mobil balap formula listrik, melainkan juga berkomitmen mengembangkan teknologi masa depan. 

Walau saat ini kendaraan masih digerakkan oleh pengemudi, tim Anargya telah memproyeksikan integrasi fitur swakemudi pada pengembangan selanjutnya. Sistem otonom ini nantinya akan memungkinkan kendaraan mendeteksi kondisi lingkungan sekitar dan bergerak secara mandiri dengan intervensi manusia yang sangat minim, bahkan tanpa bantuan pengemudi sama sekali di masa depan.

baca juga

baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firdarainy Nuril Izzah lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firdarainy Nuril Izzah.

FN
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.