10 bangunan gereja tertinggi di asean ada katedral jakarta - News | Good News From Indonesia 2026

10 Bangunan Gereja Tertinggi di ASEAN: Ada Katedral Jakarta!

10 Bangunan Gereja Tertinggi di ASEAN: Ada Katedral Jakarta!
images info

Gereja Katedral Jakarta | Rantemario/WikimediaCommons


Asia Tenggara terkenal dengan keragaman budaya dan lanskap alam yang mempesona. Namun, kawasan ini juga memiliki lanskap arsitektur yang sangat indah dan ikonik.

Salah satu simbol arsitektur yang mencuri perhatian adalah bangunan gereja dengan menara-menaranya yang menjulang tinggi. Hal ini sangat unik mengingat ASEAN menjadi rumah bagi masyarakat dari berbagai macam suku dan ras dengan kebudayaan, bahasa, agama, dan kebiasaan yang berbeda-beda.

Data yang dirangkum oleh SeasiaStats, ada 10 bangunan gereja tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Menariknya, dari 10 gereja itu, ada dua gereja di Indonesia yang masuk daftar.

Kira-kira, gereja apa saja yang masuk daftar sebagai gereja tertinggi di Asia Tenggara?

Daftar 10 Bangunan Gereja Tertinggi di Asia Tenggara

Di bawah ini adalah daftar 10 gereja tertinggi di ASEAN berdasarkan struktur fisik bangunannya dilansir dari SeasiaStats:

  1. Lang Van Church (Vietnam) — 127 meter
  2. St. Andrew's Cathedral (Singapura) — 63,1 meter
  3. Saigon Notre-Dame Basilica (Vietnam) — 60,5 meter
  4. Gereja Katedral Jakarta (Indonesia) — 60 meter
  5. Sta. Clara de Montefalco Church (Filipina) — 57 meter
  6. Graha Maria Annai Velangkanni (Indonesia) — 55 meter
  7. National Shrine of Our Lady of Perpetual Help / Baclaran (Filipina) — 52 meter
  8. Phu Nhai Basilica (Vietnam) — 44 meter
  9. St. John's Cathedral (Malaysia) — 35–40 meter
  10. Nha Trang Cathedral (Vietnam) — 38 meter

Dari daftar di atas, tampak Gereja Katedral Jakarta menduduki posisi ke-4 sebagai gereja tertinggi di ASEAN. Selain itu, ada juga Graha Maria Annai Velangkanni di Medan, Sumatra Utara yang masuk di urutan ke-6.

baca juga

Gereja Katedral Jakarta

Gereja Katedral Jakarta atau Gereja Santa Maria Diangkat ke Surga memiliki menara kembar menjulang setinggi 60 meter. Diresmikan pada tahun 1901, bangunan bergaya Neo-Gotik ini dirancang oleh Pastor Antonius Dijkmans.

Keunikan utama Katedral Jakarta terletak pada material menaranya. Meskipun gaya Neo-Gotik identik dengan batu alam yang berat, menara Katedral Jakarta justru dibuat dari rangka besi tebal.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gempa bumi di wilayah Nusantara. Gereja Katedral yang cantik ini merupakan perpaduan antara keindahan arsitektur Eropa dan adaptasi geografis Indonesia.

Uniknya lagi, Gereja Katedral juga berdiri dan berhadapan langsung dengan Masjid Istiqlal. Dua tempat ibadah ini sering dijadikan rujukan sebagai percontohan toleransi dan kerukunan umat beragama di Indonesia.

Graha Maria Annai Velangkanni

Graha Maria Annai Velangkani | Ronald Tagra/WikimediaCommons
info gambar

Graha Maria Annai Velangkani | Ronald Tagra/WikimediaCommons


Graha Maria Annai Velangkanni terletak di Medan, Sumatra Utara. Berbeda dari gereja pada umumnya yang mengadopsi gaya Barat, gereja setinggi 55 meter ini justru dibangun dengan gaya arsitektur mirip kuil India-Mughal (Indo-Dravidia).

Gereja yang diresmikan pada tahun 2005 ini dirancang oleh Pastor James Bharataputra, S.J. Bangunan yang terdiri dari dua lantai ini dihiasi warna-warni cerah, ukiran detail, serta kubah bergaya khas India.

Konsep visual ini sengaja diusung untuk mencerminkan akulturasi budaya masyarakat keturunan Tamil di Medan, sekaligus menjadi tempat ziarah yang menyatukan nilai spritual, seni, dan keberagaman budaya.

baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

FA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.