gelanggang remaja bulungan jakarta pada 1971 ruang ekspresi bagi anak muda ibu kota - News | Good News From Indonesia 2026

Gelanggang Remaja Bulungan Jakarta pada 1971, Ruang Ekspresi bagi Anak Muda Ibu Kota

Gelanggang Remaja Bulungan Jakarta pada 1971, Ruang Ekspresi bagi Anak Muda Ibu Kota
images info

Gelanggang Remaja Bulungan Jakarta pada 1971, Ruang Ekspresi bagi Anak Muda Ibu Kota | Indonesia Raya 22 Juni 1971


Kenakalan remaja menjadi salah satu masalah umum dijumpai di berbagai daerah. Kegiatan negatif yang sering dilakukan oleh anak-anak yang akan memasuki dunia dewasa ini sering kali meresahkan banyak pihak.

Namun jika dilihat dalam, munculnya kenakalan remaja ini tidak hanya berdasarkan sekadar kenakalan belaka. Ada juga faktor-faktor lain yang menyebabkan munculnya kenakalan remaja tersebut.

Terbatasnya ruang ekspresi diri menjadi salah satu alasan mengapa banyak remaja yang terjerumus pada pola perilaku tersebut. Tenaga yang tidak tersalurkan dengan baik ini sering kali membuat para remaja justru beralih ke hal-hal lainnya.

Masalah terkait kenakalan remaja ini tidak hanya terjadi baru-baru ini saja. Mundur beberapa dekade silam, masalah serupa juga pernah terjadi di Jakarta.

Menanggulangi hal tersebut, Pemerintah Jakarta menginisiasi sebuah solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, yakni dengan mendirikan Gelanggang Remaja Bulungan. Dengan adanya gedung ini, aktivitas para remaja di ibukota diharapkan bisa terpusat dan tersalurkan secara positif di sana.

Bagaimana kondisi Gelanggang Remaja Bulungan pada 1971 silam? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.

baca juga

Gelanggang Remaja Pertama di Jakarta

Gelanggang Remaja adalah salah satu inovasi yang diberikan oleh Pemerintah Jakarta untuk mengatasi permasalahan remaja di era 1960-an akhir. Ide pendirian gelanggang ini sendiri disampaikan langsung oleh Gubernur Jakarta pada waktu itu, yakni Ali Sadikin.

Akhirnya pada pertengahan 1969, proyek pembangunan gelanggang remaja pertama di Jakarta pun dilakukan. Proyek pertama inilah yang nantinya menjadi Gelanggang Remaja Bulungan yang diresmikan setahun kemudian pada 16 April 1970.

Tidak hanya di Jakarta, peresmian Gelanggang Remaja Bulungan ternyata juga jadi kali pertama di Indonesia. Kemunculan gelanggang remaja ini turut menginspirasi pembangunan gedung serupa di beberapa daerah lainnya.

Wadah Bagi Anak Muda Ibu Kota

Seperti namanya, Gelanggang Remaja Bulungan berlokasi di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan. Keberadaan gedung ini menjadi wadah bagi para remaja ibu kota, khususnya yang berada di kawasan Jakarta Selatan dan sekitarnya.

Dikutip dari artikel "Ibukota Menjambut Haridjadi 444 Tahun: 2 Gelanggang Remadja" yang terbit di surat kabar Indonesia Raya edisi 22 Juni 1971, setahun setelah Gelanggang Remaja Bulungan diresmikan, area ini sudah banyak dipadati oleh para remaja ibu kota. Remaja yang datang pun juga berasal dari berbagai tingkatan pendidikan.

Dalam artikel tersebut disebutkan jika 70 persen pengunjung yang memadati Gelanggang Remaja Bulungan berasal dari kalangan pelajar SMP dan SMA. Sementara itu, 20 persen lainnya berasa dari kalangan mahasiswa dan 10 persen dari masyarakat umum.

baca juga

Fasilitas Penunjang Aktivitas

Di Gelanggang Remaja Bulungan, para remaja yang datang melakukan berbagai macam kegiatan. Aktivitas ini juga disokong oleh beberapa fasilitas penunjang yang ada di area gelanggang olahraga tersebut.

Misalnya, di Gelanggang Remaja Bulungan, terdapat beberapa bengkel yang terpusat dengan berbagai macam aktivitas, seperti mesin hingga kursus menjahit.

Selain itu, ada juga perpustakaan yang bisa diakses oleh para remaja yang memadati area gelanggang tersebut. Berbagai macam bacaan juga tersedia dan bisa dituntaskan langsung di ruang baca yang tersedia di perpustakaan tersebut.

Dalam setahun pendiriannya, kehadiran Gelanggang Remaja Bulungan memang belum bisa dipastikan mengatasi kenakalan remaja waktu itu. Namun kehadiran gelanggang ini setidaknya bisa menjadi wadah kegiatan bagi para remaja di ibu kota dalam kurun waktu tersebut, sehingga tidak terjerumus dalam kenakalan maupun kegiatan merugikan lainnya.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Irfan Jumadil Aslam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Irfan Jumadil Aslam.

IJ
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.