Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengoperasikan kembali Perpustakaan Nyi Ageng Serang yang berlokasi di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.
Fasilitas publik ini sebelumnya sempat berhenti beroperasi sejak tahun 2020. Langkah pembukaan kembali ini membawa angin segar bagi warga ibu kota yang membutuhkan ruang belajar serta tempat bekerja mandiri yang tenang di tengah pusat kota.
Bangunan dua lantai ini tampil dengan penataan interior yang jauh lebih segar. Susunan rak buku dirancang berdekatan dengan area duduk penikmat literasi, sehingga pengunjung bisa dengan mudah mengambil koleksi tanpa perlu berpindah jauh.
Fasad interiornya dibuat modern dan tidak kaku, dipadukan dengan jendela-jendela besar yang menyajikan pemandangan lanskap perkotaan Rasuna Said dari sudut ketinggian yang nyaman.
Fasilitas Digital dan Koleksi Musikal Piringan Hitam
Upaya modernisasi Perpustakaan Nyi Ageng Serang diwujudkan lewat penyediaan berbagai sarana pendukung berbasis teknologi digital.
Area dalam gedung kini dilengkapi dengan bilik multimedia khusus, kios katalog elektronik untuk mempermudah pencarian judul buku, hingga ruang baca yang lapang dan sejuk.
Koleksi literasi yang disediakan sangat beragam, mulai dari buku sejarah naskah kuno, karya sastra, buku pengetahuan umum, hingga deretan literatur khusus mengenai perkembangan budaya Jakarta.
Keunikan lain yang menjadi magnet bagi pengunjung adalah ketersediaan koleksi piringan hitam (vinyl) yang memuat berbagai lagu populer dari berbagai era. Kehadiran sudut musik ini memberikan warna baru dalam pengalaman berkunjung ke perpustakaan publik.
Guna memberikan kenyamanan ekstra bagi para pekerja kantor dan mahasiswa yang ingin menyambangi lokasi selepas jam aktivitas harian, pihak pengelola memperpanjang masa operasional tempat ini. Perpustakaan Nyi Ageng Serang kini beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.
Kehadiran kembali pusat literasi di kawasan strategis Kuningan ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi juga berkembang menjadi ruang interaksi sosial, tempat bertukar ide, serta sarana edukasi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

