aiesec in untan tutup rangkaian capacity building afl summer peak 2026 bekali delegasi hadapi wawancara kerja - News | Good News From Indonesia 2026

AIESEC in Untan Perkenalkan Nilai Kepemimpinan lewat Induction AFL Summer Peak 2AIESEC in Untan Tutup Rangkaian Capacity Building AFL Summer Peak 2026, Bekali Delegasi Hadapi Wawancara Kerja

AIESEC in Untan Perkenalkan Nilai Kepemimpinan lewat Induction AFL Summer Peak 2AIESEC in Untan Tutup Rangkaian Capacity Building AFL Summer Peak 2026, Bekali Delegasi Hadapi Wawancara Kerja
images info

Dokumentasi Pribadi


AIESEC in Untan resmi menutup rangkaian Capacity Building dalam program AFL Summer Peak 2026 melalui Capacity Building 4 yang digelar pada Sabtu, 30 Mei 2026, bertempat di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pontianak. Kegiatan ini mengangkat tema "Answering the Call: Telling Your Voyage with Confidence", dengan fokus materi seputar persiapan wawancara kerja dan pembentukan citra diri profesional sebagai bekal delegasi memasuki dunia kerja maupun kesempatan global lainnya.

Capacity Building 4 menjadi penutup dari rangkaian empat sesi Capacity Building yang telah dijalani para delegasi sejak awal program. Jika pada Capacity Building 1 delegasi diajak mengenal diri dan nilai kepemimpinan, Capacity Building 2 membahas perencanaan strategis dan penentuan prioritas, serta Capacity Building 3 berfokus pada penyusunan identitas profesional lewat CV dan portofolio, maka pada sesi penutup ini delegasi diajak belajar menyampaikan cerita, pengalaman, dan potensi diri dengan lebih percaya diri sebelum melangkah ke tahap akhir program, yaitu Final Project.

Sesi utama diisi oleh Armand Lisand Jaya, pembicara yang berpengalaman di bidang pengembangan karier dan citra diri profesional. Dalam pemaparannya, Armand membahas tiga hal utama yang saling berkaitan dalam membangun kompetensi dan membuka peluang di masa depan, yaitu wawancara kerja, pertukaran pelajar, dan beasiswa.

baca juga

Ia menjelaskan berbagai jenis wawancara kerja serta memperkenalkan Teknik STAR, yaitu cara menjawab pertanyaan wawancara dengan menceritakan Situasi, Tugas, Aksi, dan Hasil dari suatu pengalaman secara runtut dan meyakinkan. Armand turut membagikan tips praktis seperti pentingnya riset perusahaan, menjaga kontak mata, hingga menghindari jawaban yang terlalu umum. Selain wawancara kerja, ia juga memperkenalkan program pertukaran pelajar Global Volunteer serta sejumlah beasiswa seperti LPDP, IISMA, Chevening, dan DAAD, lengkap dengan tips mempersiapkan diri sejak dini.

Armand menekankan bahwa kesiapan menjadi kunci utama dalam meraih setiap kesempatan. "Persiapan itu selalu mengalahkan keberuntungan. Mulai bangun pengalaman, latih terus kemampuan komunikasi kalian, perluas jaringan, dan jangan takut mencoba berbagai kesempatan, karena setiap pengalaman akan menjadi bagian dari cerita yang kalian bawa ke masa depan," ujarnya.

Antusiasme delegasi turut terlihat dari sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Salah satu delegasi, Muhammad Dzadissakha Athar, mengungkapkan kekhawatirannya soal minimnya pengalaman organisasi menjelang wawancara kerja. "Awalnya saya sempat khawatir karena pengalaman organisasi saya belum banyak, saya jadi bertanya bagaimana caranya supaya tetap terlihat menarik saat wawancara. Ternyata, jawabannya bukan soal seberapa banyak organisasi yang diikuti, tapi bagaimana cara kita menyampaikan proses dan pelajaran yang didapat," ungkapnya.

Menutup rangkaian Capacity Building, panitia turut mengumumkan pembagian kelompok Proyek Akhir yang akan menjadi tahap simulasi dunia kerja profesional bagi seluruh delegasi. Setiap kelompok akan mendalami satu bidang tantangan, yaitu Dampak Sosial, Keuangan, Manajemen Bisnis, Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Pemasaran Digital, dengan memanfaatkan enam tahap penyelesaian masalah mulai dari penemuan masalah, analisis, penetapan tujuan, strategi dan solusi, rencana aksi, hingga dampak yang diharapkan. Sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi belajar sepanjang rangkaian Capacity Building.

baca juga

Melalui penutupan rangkaian Capacity Building ini, AIESEC in Untan berharap seluruh delegasi telah memiliki bekal yang cukup, baik dari sisi kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, maupun kesiapan menghadapi dunia kerja, untuk melangkah ke tahap Proyek Akhir sebagai puncak dari perjalanan mereka di program AFL Summer Peak 2026.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.