Jejak lain yang mungkin belum banyak diketahui penggemar Spider-Man di Indonesia adalah musik dari band Tanah Air ternyata pernah ikut menemani perjalanan film sang manusia laba-laba ini.
Sejak 2002 hingga 2026, tercatat tiga band Indonesia yang mendapat kesempatan mengisi soundtrack regional untuk film dalam waralaba Spider-Man. Mereka adalah /rif, Edane, dan for Revenge. Ketiganya hadir pada era berbeda, dengan karakter musik yang juga berbeda, mulai dari rock, heavy metal, hingga alternative rock.
Kehadiran musisi Indonesia tersebut tidak selalu berarti lagunya menjadi bagian dari soundtrack global yang diputar di seluruh bioskop dunia. Soundtrack regional merupakan lagu yang dibuat atau dipilih untuk kebutuhan promosi film di negara tertentu, misalnya untuk materi iklan atau penutup penayangan di wilayah tersebut.
Meski begitu, kesempatan tersebut tetap menjadi catatan menarik dalam perjalanan musik Indonesia. Berikut tiga band Tanah Air yang pernah membawa musik Indonesia ke semesta Spider-Man.
1. /rif – “Dunia” untuk Spider-Man (2002)
Perjalanan tersebut dimulai pada 2002. Band rock asal Bandung, /rif, menjadi musisi Indonesia pertama yang dipercaya mengisi soundtrack regional film Spider-Man.
Lagu yang dipilih adalah “Dunia”. Lagu tersebut masuk dalam album soundtrack Spider-Man versi regional Indonesia dan hadir dalam satu rilisan bersama sejumlah nama besar dari industri musik internasional.
Pada masa itu, Spider-Man baru saja memulai era film modernnya melalui film garapan sutradara Sam Raimi yang dibintangi Tobey Maguire sebagai Peter Parker. Film tersebut menjadi salah satu fenomena budaya pop awal 2000-an dan turut memperkenalkan kembali karakter Spider-Man kepada generasi baru.
Menariknya, “Dunia” milik /rif berada dalam rilisan yang juga memuat karya musisi internasional seperti Aerosmith dan Sum 41. Bagi /rif, kesempatan tersebut menjadi salah satu catatan penting karena musik mereka dapat hadir berdampingan dengan nama-nama yang telah lebih dulu dikenal luas di panggung global.
2. Edane – “Cry Out” untuk Spider-Man 2 (2004)
Dua tahun setelah /rif, giliran Edane yang melanjutkan jejak tersebut. Band heavy metal legendaris Indonesia ini dipercaya mengisi soundtrack regional untuk Spider-Man 2 melalui lagu “Cry Out”.
Spider-Man 2 dirilis pada 2004 dan kembali disutradarai Sam Raimi. Film tersebut melanjutkan kisah Peter Parker yang diperankan Tobey Maguire dan memperkenalkan Doctor Octopus sebagai salah satu musuh utama Spider-Man.
Di tengah dominasi musisi rock internasional dalam album soundtrack film tersebut, Edane membawa “Cry Out” sebagai perwakilan musik Indonesia untuk pasar regional. Lagu tersebut hadir ketika popularitas musik rock dan heavy metal masih sangat kuat di Indonesia.
Soundtrack Spider-Man 2 sendiri juga melibatkan sejumlah nama internasional, termasuk Dashboard Confessional, Hoobastank, dan Yellowcard. Kehadiran Edane membuat jejak musik Indonesia kembali muncul dalam rangkaian promosi film Spider-Man.
Setelah Edane, waralaba Spider-Man cukup lama tidak kembali memiliki perwakilan band Indonesia. Jeda tersebut berlangsung lebih dari dua dekade sebelum akhirnya berakhir pada 2026.
3. for Revenge – “I Miss You Every Brand New Day” untuk Spider-Man: Brand New Day (2026)
Estafet itu kembali diteruskan pada 2026 oleh for Revenge. Band asal Bandung tersebut dipercaya Sony Pictures untuk merilis lagu “I Miss You Every Brand New Day” sebagai bagian dari kampanye promosi Spider-Man: Brand New Day di Indonesia.
Kehadiran for Revenge menjadi istimewa karena jaraknya mencapai lebih dari 20 tahun sejak Edane terakhir kali terlibat dalam soundtrack regional Spider-Man. Kali ini, musik Indonesia kembali mendapatkan ruang dalam kampanye film terbaru yang dibintangi Tom Holland sebagai Peter Parker.
“I Miss You Every Brand New Day” juga membawa pendekatan yang berbeda. Jika /rif dan Edane hadir pada era ketika rock mendominasi lanskap musik populer, for Revenge datang dari generasi alternative rock yang berkembang kuat di skena musik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Lagu tersebut menjadi bagian dari kampanye promosi film di Indonesia. Pada saat yang sama, Marvel juga menggandeng band Jepang Mrs. GREEN APPLE untuk menghadirkan lagu tema versi Jepang.
Film Spider-Man: Brand New Day sendiri mulai tayang di bioskop Indonesia pada 29 Juli 2026, lebih awal dibandingkan jadwal rilis global pada 31 Juli. Film garapan Destin Daniel Cretton ini kembali mengikuti kehidupan Peter Parker setelah identitasnya dilupakan semua orang. Tom Holland kembali memerankan Peter Parker, bersama Zendaya, Jacob Batalon, Sadie Sink, Jon Bernthal, Mark Ruffalo, dan sejumlah pemeran lainnya.
Musik Indonesia di Jagat Spider-Man
Grup band /rif, Edane, dan for Revenge menunjukkan perubahan wajah musik Indonesia selama lebih dari dua dekade.
Pada 2002, /rif hadir membawa warna rock. Dua tahun kemudian, Edane melanjutkannya dengan heavy metal. Setelah jeda panjang, for Revenge muncul pada 2026 dengan karakter musik alternative rock.
Ketiganya memang berasal dari generasi berbeda. Namun, ada satu kesamaan, yakni musik Indonesia ternyata mampu mendapatkan ruang dalam salah satu waralaba film superhero paling populer di dunia.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


