Tim PPKO HIMAKOVA IPB University melaksanakan sosialisasi rangkaian program KABAYAN kepada perangkat kewilayahan Desa Malasari, Kabupaten Bogor, pada 24 Juni 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para perangkat desa dari berbagai wilayah di Desa Malasari, sebagai bagian dari pengenalan program yang mana akan dilaksanakan selama pengabdian.
Sosialisasi menjadi ruang awal bagi tim untuk menyampaikan rencana program sekaligus membuka komunikasi dengan perangkat wilayah agar pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat selama acara berlangsung. Para perangkat wilayah tidak hanya menyimak pemaparan program, tetapi juga memberikan respons dan ketertarikan terhadap beberapa program yang dinilai relevan dengan kondisi wilayah masing-masing.
Salah satunya ditunjukkan oleh Hadi, Ketua RW 11 Citalahab. Ia menyampaikan ketertarikannya terhadap program KABAYAN Melak, khususnya kegiatan penanaman bibit konservatif.
Hadi bahkan mengusulkan agar sebagian bibit dapat ditanam di lahan miliknya yang berada di kawasan dengan tingkat kemiringan cukup tinggi.
Lahan tersebut berada di wilayah Citalahab khususnya di Garung, salah satu kampung yang memiliki kondisi lingkungan yang perlu mendapat perhatian dalam upaya mitigasi bencana. Kondisi lahan yang berada di kawasan dengan kelerengan cukup tinggi membuat penanaman vegetasi dinilai relevan sebagai salah satu langkah untuk menjaga kondisi lingkungan.
“Saya tertarik dengan program KABAYAN Melak. Kalau bisa, beberapa bibitnya ditanam di lahan saya di Citalahab, karena lahannya cukup miring dan wilayahnya juga termasuk yang rawan bencana,” ujar Hadi.
Respons tersebut menunjukkan bahwa program yang diperkenalkan tidak hanya dipandang sebagai kegiatan dari mahasiswa, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya masyarakat dalam menjawab persoalan yang mereka hadapi.
Bagi tim PPKO HIMAKOVA, adanya masukan langsung dari perangkat wilayah menjadi hal penting dalam pelaksanaan program. Kondisi setiap wilayah di Desa Malasari memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda. Dengan demikian, komunikasi dengan masyarakat dan perangkat desa menjadi salah satu dasar untuk memastikan program dapat memberikan manfaat yang sesuai.
Tak hanya KABAYAN MELAK saja, PPKO HIMAKOVA IPB University mempunyai program lain yaitu:
- KABAYAN NGAWANGUN: berfokus pada pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi warga desa Malasari dalam mengatasi bencana,
- KABAYAN NYAKOLA: berfokus pada memberi ajaran atau ilmu kepada siswa SD tentang mengidentifikasi, mengatasi, dan mencegah bencana,
- KABAYAN NGAREKA dan NGARIUNG
- NGAREKA: program rancangan rekomendasi kebijakan tangguh bencana berbasis Framework Destana dan Framework Sendai.
Antusiasme yang muncul dalam kegiatan sosialisasi menjadi dorongan bagi tim pelaksana untuk melanjutkan rangkaian program KABAYAN.
Dari ruang sosialisasi, berbagai kebutuhan dan harapan masyarakat mulai teridentifikasi menjadi pijakan bagi tim PPKO HIMAKOVA untuk menghadirkan program yang lebih dekat dengan kondisi nyata Desa Malasari.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

