confidence vote 2026 peran anggota dalam menentukan arah kepemimpinan aiesec in uksw - News | Good News From Indonesia 2026

Confidence Vote 2026: Peran Anggota dalam Menentukan Arah Kepemimpinan AIESEC in UKSW

Confidence Vote 2026: Peran Anggota dalam Menentukan Arah Kepemimpinan AIESEC in UKSW
images info

Confidence Vote @AIESEC in UKSW


AIESEC in UKSW melaksanakan Confidence Vote (Convote) Local Committee President pada Sabtu, 26 September 2026, di Ruangan B107. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota AIESEC in UKSW 2026 untuk menentukan pemimpin yang akan membawa Local Committee melanjutkan perjalanannya pada periode berikutnya.

Dalam proses regenerasi kepemimpinan, keputusan memilih seorang pemimpin tidak hanya didasarkan pada kedekatan personal atau jabatan yang pernah diemban, tetapi juga pada pemahaman terhadap visi, kemampuan membaca realitas organisasi, serta kesiapan kandidat dalam mengemban tanggung jawab.

Oleh karena itu, Confidence Vote menjadi ruang bagi anggota untuk mengenal kandidat secara lebih mendalam, mengevaluasi gagasan yang disampaikan, dan mempertimbangkan pilihan mereka sebelum menentukan sosok yang dipercaya untuk memimpin Local Committee.ย 

Rangkaian kegiatan dibuka oleh Local Committee President AIESEC in UKSW 26.27 Valentina, melalui unofficial roll call kepada seluruh anggota yang hadir, dilanjutkan dengan roll dance bersama. Setelah itu, Fahrizal Arif Setiawan selaku Local Committee President AIESEC in UPNVY 26.27 diperkenalkan sebagai Chair yang akan memimpin jalannya Confidence Vote.

baca juga

Kehadiran Chair membantu memastikan setiap sesi berjalan sesuai alur sehingga kandidat dan anggota memiliki kesempatan untuk menjalani proses secara terarah.ย 

Proses mengenal kandidat dimulai melalui Personal Block selama 25 menit. Chanda, kandidat tunggal Local Committee President AIESEC in UKSW periode 2027 yang saat ini menjabat sebagai Local Head of Talent Management, mendapatkan berbagai pertanyaan reflektif dan personal dari anggota.

Sesi ini menjadi kesempatan untuk memahami bagaimana kandidat memandang perjalanan dirinya di AIESEC, merefleksikan pengalaman kepemimpinan, serta mempersiapkan diri menghadapi tanggung jawab yang lebih besar.

Melalui pertanyaan-pertanyaan tersebut, anggota dapat melihat sisi personal kandidat sekaligus mempertimbangkan kesiapan dirinya untuk memimpin.

baca juga

Selanjutnya, AIESEC Knowledge Block berlangsung selama 30 menit untuk menguji pemahaman kandidat mengenai AIESEC, termasuk pengetahuan yang diperlukan untuk menjalankan peran sebagai Local Committee President.

Sesi dilanjutkan dengan Local Reality Block selama 30 menit yang membahas realitas dan kondisi Local Committee. Kedua sesi tersebut menjadi bagian penting karena seorang pemimpin tidak hanya perlu memahami organisasi secara umum. Namun, juga mampu mengenali situasi yang sedang dihadapi oleh organisasinya sendiri.

Pemahaman ini membantu anggota mempertimbangkan sejauh mana kandidat mampu menghubungkan pengetahuan organisasional dengan kebutuhan nyata Local Committee.ย 

Setelah istirahat, Chanda menyampaikan visi dan misinya melalui Executive Summary, sekaligus memperkenalkan identitas Local Committee Ambition yang diusung, yaitu Grow Beyond.

baca juga

Gagasan tersebut membawa makna bahwa pertumbuhan melalui AIESEC diharapkan tidak berhenti ketika seseorang berada di dalam organisasi, tetapi juga menjadi bekal untuk terus berkembang dalam perjalanan berikutnya.

Pemaparan ini memberikan kesempatan bagi anggota untuk memahami arah yang ingin dibawa kandidat serta mempertimbangkan relevansinya terhadap kebutuhan dan perkembangan AIESEC in UKSW.ย 

Pembahasan berlanjut melalui Strategic Block selama 35 menit dan proposed extended selama 3 menit. Pada tahap ini, kandidat memaparkan gagasan strategis yang menjadi bagian dari rencana kepemimpinannya.

Visi dan misi yang disampaikan tidak hanya menjadi pernyataan tentang masa depan, tetapi juga perlu dipertimbangkan berdasarkan bagaimana gagasan tersebut dapat diterapkan untuk menjawab tantangan dan kebutuhan Local Committee.

baca juga

Dengan demikian, anggota memiliki kesempatan untuk menilai bukan hanya apa yang ingin dicapai kandidat, tetapi juga bagaimana arah tersebut dapat diwujudkan dalam perjalanan organisasi.ย 

Salah satu tahap yang memperluas perspektif anggota adalah External Panel. Sesi ini menghadirkan pihak eksternal untuk memberikan pertanyaan kritis dan sudut pandang tambahan kepada kandidat.

Panel terdiri atas Local Committee President AIESEC in UKSW periode 25.26, William Asher Fangidea; Local Committee President AIESEC in UB periode 26.27, Keiko Revashthie Dzikra N. P; perwakilan AIESEC in Indonesia; Member Committee President AIESEC in Indonesia, Alexandra Dentang; serta Board of Advisor Ryan Tuelah Bundt sebagai perwakilan Direktorat Kerja Sama (DIKER) yang menaungi Local Committee AIESEC in UKSW.

baca juga

Setiap panel memperoleh kesempatan berdiskusi dengan kandidat selama 12 menit sebelum memberikan feedback.ย 

Bagi Sharon, salah satu anggota Brand Marketing AIESEC in UKSW yang mengikuti Confidence Vote secara langsung, sesi tersebut menjadi bagian yang paling dinantikan.

Ia menyampaikan, โ€œAgenda yang paling aku tunggu external panel kali ya, karena bisa ngeliat gimana perspektif dari external ke LCPe terus keren-keren banget pertanyaannya kemarin kritis banget jadi ngasi another POV biar kita makin yakin sama next LCP.โ€ย 

Perspektif dari pihak eksternal memberikan sudut pandang tambahan bagi anggota untuk mempertimbangkan kesiapan kandidat. Hal ini menunjukkan bahwa menentukan pemimpin membutuhkan proses yang terbuka terhadap pertanyaan, evaluasi, dan pandangan yang beragam.

baca juga

Melalui diskusi tersebut, anggota tidak hanya memperoleh gambaran dari jawaban kandidat, tetapi juga dapat melihat bagaimana kandidat menanggapi pertanyaan kritis dari berbagai perspektif.

Dengan demikian, anggota memiliki kesempatan untuk membentuk pertimbangan yang lebih menyeluruh sebelum mengambil keputusan yang akan memengaruhi perjalanan organisasi.ย 

Setelah seluruh rangkaian tanya jawab selesai, kegiatan dilanjutkan dengan closing speech dari kandidat dan Chair Session. Selanjutnya, anggota dengan status Full Member AIESEC in UKSW menggunakan hak suaranya melalui proses voting, yang diikuti dengan penghitungan suara dalam sidang tertutup.

Melalui proses tersebut, Chanda resmi terpilih sebagai Local Committee President AIESEC in UKSW periode 27.28.ย 

baca juga

Bagi Sharon, pengalaman mengikuti Confidence Vote juga memberikan ruang untuk merefleksikan perjalanan dirinya sebagai anggota AIESEC.

Ia mengungkapkan, โ€œPerasaan aku selama ConVote kemarin excited banget tapi juga nervous ngeliat LCPe ngejawab setiap pertanyaan yang dikasih. Excited-nya karena ini jadi momen aku buat ngeliat kesiapan dan keseriusan dari LCPe buat kedepannya jadi LCP, terus aku juga jadi kayak sedikit self reflect sama gimana aku di AIESEC selama ConVote kemarin.โ€ย 

Melalui Confidence Vote, AIESEC in UKSW menegaskan pentingnya keterlibatan anggota dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi. Proses ini memberikan ruang bagi anggota untuk bertanya, mengevaluasi, dan mempertimbangkan kesiapan kandidat sebelum menggunakan hak suaranya.

Keputusan yang diambil melalui proses tersebut menjadi bentuk tanggung jawab bersama karena pemimpin yang terpilih nantinya akan membawa aspirasi, menghadapi tantangan, serta menentukan arah perkembangan Local Committee.

baca juga

Oleh karena itu, Confidence Vote tidak hanya menjadi mekanisme pemilihan, tetapi juga bagian dari upaya membangun budaya organisasi yang mengutamakan partisipasi dan pertimbangan yang matang.ย 

Terpilihnya Chanda sebagai Local Committee President AIESEC in UKSW periode 2027 menjadi awal dari tanggung jawab baru untuk membawa Local Committee melangkah ke periode berikutnya.

Pada saat yang sama, proses Confidence Vote mengingatkan bahwa keberlanjutan organisasi tidak hanya bergantung pada pemimpin yang terpilih, tetapi juga pada anggota yang berpartisipasi secara sadar, kritis, dan bertanggung jawab dalam proses pemilihannya.

Melalui keterlibatan tersebut, anggota turut mengambil bagian dalam menentukan masa depan AIESEC in UKSW dan memastikan bahwa kepemimpinan berikutnya dibangun melalui proses yang melibatkan seluruh komunitas.

baca juga

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

๐Ÿšซ AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.