pabrik material konstruksi tiongkok beroperasi di kek kendal segini nilai investasinya - News | Good News From Indonesia 2026

Pabrik Material Konstruksi Tiongkok Beroperasi di KEK Kendal, Segini Nilai Investasinya

Pabrik Material Konstruksi Tiongkok Beroperasi di KEK Kendal, Segini Nilai Investasinya
images info

Dok. Kendal SEZ


Kawasan Ekonomi Khusus Kendal mendapat tambahan investasi dari industri material konstruksi. PT HSG Material Indonesia menanamkan modal Rp710 miliar untuk membangun fasilitas produksi di kawasan tersebut.

Perusahaan memperkirakan pabrik itu dapat menyerap hingga 400 tenaga kerja. Produk yang dibuat meliputi tiang pancang pipa prefabrikasi, tiang pancang persegi prefabrikasi, dan beton pracetak.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meresmikan operasional pabrik tersebut dalam acara di Kota Semarang.

β€œPengembangan KEK Kendal dan masuknya investasi baru diharapkan terus memperkuat ekosistem industri Jawa Tengah melalui peningkatan kapasitas produksi, penciptaan lapangan kerja, diversifikasi kegiatan manufaktur, dan perluasan pasar,” ujar Airlangga.

HSG Material menargetkan kapasitas penjualan tahunan sebesar 3 juta meter tiang pancang beton prefabrikasi. Perusahaan juga menargetkan penjualan 150.000 meter persegi beton siap pakai setiap tahun.

Β 

Target Produksi dan Pasar

Produk HSG Material ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur. Produk tersebut juga dapat digunakan di kawasan industri dan proyek konstruksi.

Target produksi itu masih berdasarkan perencanaan awal perusahaan. Bahan yang tersedia belum memuat realisasi produksi, jadwal pemenuhan kapasitas, dan pembagian penjualan antara pasar domestik serta ekspor.

Pasar material konstruksi Asia Tenggara pada 2025 disebut mencapai 682 juta dollar AS. Perusahaan berpeluang menjangkau pasar tersebut melalui fasilitas produksi dan jaringan industri di Indonesia.

Namun, kemampuan ekspor akan dipengaruhi sejumlah faktor. Di antaranya harga, kualitas, sertifikasi, biaya pengiriman, dan jaringan distribusi di negara tujuan.

Β 

Β 

Kerja Sama Indonesia dan Tiongkok

HSG Material Indonesia merupakan bagian dari Fujian Hongsheng Material Technology asal Tiongkok. Investasi tersebut menambah hubungan industri antara Indonesia dan Tiongkok.

Investasi ini juga berkaitan dengan inisiatif Two Countries, Twin Parks. Kerja sama itu menghubungkan pengembangan kawasan industri di Indonesia dan Tiongkok.

Program tersebut diarahkan untuk mendorong investasi, transfer teknologi, dan keterhubungan rantai pasok. Bahan yang tersedia belum menjelaskan jumlah pemasok lokal yang terlibat atau tingkat penggunaan komponen dalam negeri.

HSG Material mencatatkan investasi Rp710 miliar di KEK Kendal. Perusahaan memperkirakan pabriknya menyerap hingga 400 tenaga kerja dan memiliki target penjualan tahunan 3 juta meter tiang pancang beton serta 150.000 meter persegi beton siap pakai.

Posisi KEK Kendal

Pengembangan Kawasan Industri Kendal menjadi bagian dari kerja sama ekonomi Indonesia dan Singapura. Kedua negara meresmikan kawasan tersebut pada 14 November 2016.

Kawasan itu dibangun dengan dukungan infrastruktur dan fasilitas investasi. Pengelola juga mengembangkan sumber daya manusia untuk mendukung kebutuhan industri.

Pada 2019, pemerintah menetapkan Kawasan Industri Kendal sebagai Kawasan Ekonomi Khusus melalui Peraturan Pemerintah Nomor 85 Tahun 2019.

Status tersebut menyediakan fasilitas dan kemudahan sesuai ketentuan KEK. Pemerintah menempatkan kawasan itu sebagai instrumen untuk menarik investasi dan memperluas kegiatan manufaktur.

Daya tarik kawasan tidak hanya bergantung pada status KEK. Ketersediaan infrastruktur, proses perizinan, tenaga kerja, biaya logistik, dan kedekatan dengan pasar turut memengaruhi keputusan perusahaan.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.