solusi dari keluhan peternak pembuatan herbal mineral blok bersama mahasiswa kknt ipb - News | Good News From Indonesia 2026

Solusi dari Keluhan Peternak: Pembuatan Herbal Mineral Blok bersama Mahasiswa KKNT IPB

Solusi dari Keluhan Peternak: Pembuatan Herbal Mineral Blok bersama Mahasiswa KKNT IPB
images info

Demonstrasi Pembuatan Herbal Mineral Blok (HMB)


Dalam mengatasi keluh kesah peternak menghadapiĀ penurunan produktivitas kambing di Desa Slatri,Ā mahasiswaĀ KKNT Inovasi IPB University 2025 kelompok BANJARNEGARAKAB07 melakukan optimalisasiĀ pengembanganĀ dan demonstrasi pembuatanĀ Herbal Mineral Blok (HMB).

Program ini bekerja sama denganĀ Gabungan Kelompok TaniĀ Desa Slatri.Ā Kegiatan berlangsung suksesĀ diĀ Balai KemasyarakatanĀ Dusun SlatriĀ diikuti oleh 15Ā pesertaĀ kelompok tani.

Kabupaten Banjarnegara merupakan salah satu daerah penghasil salak terutama salak pondoh. Dataran yang cocok dan salak yang tidak memiliki musim menjadi faktor utama mayoritas masyarakatnya memilih profesi sebagai petani salak, termasuk masyarakat Desa Slatri.

Selain mengandalkan hasil perkebunan sebagai sumber penghasilan utama, hampir seluruh petani di Desa Slatri,Ā Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, memiliki 2-3 ekor kambing sebagai ternak tabungan.

Kambing biasanya dibeli dari fase anakan, dipelihara selama 4-6 bulan lalu dijual saat pekan Iduladha. Namun, karena kambing yang dipelihara hanya sebagai tabungan, para petani tidak terlalu memperhatikan kebutuhan nutrisi dan sanitasi ternak. Ini menyebabkan kecilnya konversi pakan dan penurunan fertilitas yang berakibat pada penurunan produktivitas kambing.Ā 

baca juga

PenurunanĀ produktivitasĀ kambing dapatĀ terjadi karena beberapa hal, diĀ antaranya:

  • Kualitas dan kuantitas pakan rendah, menyebabkan kambing tidak mendapatkan asupan yang cukup bagi pertumbuhan dan reproduksiĀ 
  • KesehatanĀ reproduksi yang buruk. Hal tersebut karenaĀ adanyaĀ infeksiĀ sertaĀ kekurangan nutrisi
  • Lingkungan yangĀ tidak layak,Ā seperti kandang yang sempit,Ā kotor, gelap, dan kurangĀ ventilasi menyebabkanĀ stres danĀ mudahĀ terjangkitĀ penyakit
  • SistemĀ pemeliharaan yang buruk,Ā sepertiĀ tidak adaĀ pemisahan kambing yang sakitĀ atauĀ program perkawinan yang teratur
  • Faktor genentikĀ berasal dariĀ induk denganĀ dayaĀ produksiĀ rendah

Melihat kondisi ini, solusi yang ditawarkan yaitu pelaksanaan demonstrasi pembuatan HMB di Desa Slatri. Program tersebut bertujuan untuk memperkenalkan HMB pada petani yang dapat melengkapi kekurangan mineral dalam pakan dasar dengan memperbaiki aktivitas mikroba rumen melalui urea-molases sehingga meningkatkan daya cerna pakan rendah mutu.

Pada 25 Juli 2025, program dijalankan denganĀ melibatkan para perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Mineral blok adalah suplemen padat buatan (bisa berupa blok liat, semen, atau molases) yang mengandung campuran mineral makro-mikro. Kadang dilengkapi urea, protein non-rumen, dan binder seperti molases atau semen.

Hewan seperti kambing bisa menjilat blok ini secara ad libitum (sesuka hati) saat kebutuhan mineral meningkat. Bahan yang digunakan di antaranya molases, premix, garam, bubuk kunyit, dan semen putih untuk menghasilkan HMB yang bernutrisi dan berkualitas tinggi.

Setelah semua bahan dicampur dan dijemur hingga mengeras, HMB siap digunakan dengan digantung di dekat tempat pakan kambing.

Manfaat Mineral Blok

Efek Antelmintik (Pengendali cacing): kandungan herbal yang ada di mineral blok dapat menurunkan telur cacing, meningkatkan berat badan kambing, mengurangi infeksi Haemonchus contortus atau penyakit kecacingan yang menyerang ternak ruminansia kecil (domba/kambing).

Meningkatkan Status Mineral, Antioksidan, dan Imunitas: Konsumsi mineral blok selama 6 bulan menaikkan kadar Mn, Fe, GSH, SOD, lgA, lgM, dan IGF-1 tanpa menunjukkan toksisitas.

Dukungan Kesehatan Umum: HMB (Herbal Mineral Blok) dikembangkan oleh IPB dengan bahan kunyit, jahe sebagai suplemen terhadap penyakit sapih/pestis sapi atau kambing, memperkuat imunitas dan menjaga fungsi rumen.

baca juga

Dampak dari solusi ini sangat transformatif. Setelah demonstrasi serta pembagian hasil HMB dan premix, para petani berkomitmen untuk menggunakan HMB untuk ternak mereka dengan harapan peningkatan produktivitas ternak kambing.

Untuk memastikan keberlanjutan program, mahasiswa KKN-T membuat grup bersama Gapoktan dan menyediakan video tutorial pembuatan HMB. HMB kini menjadi solusi nyata bagi ternak kambing para petani.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

KB
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.