Festival Gunung Slamet 2026 menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pertumbuhan ekonomi daerah. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan telah melahirkan ekosistem pariwisata yang semakin kuat. Selain memperkokoh citra Purbalingga sebagai destinasi wisata berbasis budaya, festival ini juga membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong lahirnya desa-desa wisata yang semakin mandiri, inovatif, dan sejahtera.
Baca Selengkapnya
Gambar Artikel Festival Gunung Slamet 2026 Jadi Titik Awal Pengembangan Wisata Terpadu di Lereng Slamet

