BERITA β Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang terus mendorong Kelurahan Binaan Tuatunu Indah menjadi kawasan pangan dan agrowisata. Upaya tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi dan Rapat Pemetaan Kawasan Pangan di Balai Kelurahan Tuatunu Indah, Jumat (2/10), sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan potensi lahan bersama masyarakat.
Kegiatan ini melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaper) Kota Pangkalpinang, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Lembaga Adat Melayu (LAM), serta masyarakat.
Kepala Lapas Pangkalpinang, Febie Dwi Hartanto, mengatakan pemetaan menjadi langkah awal untuk memastikan pengelolaan lahan memiliki arah yang jelas dan berkelanjutan.
βYang kita bangun bukan hanya sawah, tetapi kawasan pangan yang produktif dan terpadu, serta ke depan memiliki potensi agrowisata. Karena itu, seluruh pihak perlu bergerak bersama, mulai dari pemetaan, penanaman hingga pengelolaannya,β ujar Febie.
Sebagai tahap awal, lahan seluas 1 hektare akan dikelola secara bersama oleh Lapas Pangkalpinang, LAM, Baznas, dan masyarakat dalam satu hamparan yang terintegrasi.
Baca Selengkapnya

