reformasi yang berhenti di meja rapat DiqgbV - News | Good News From Indonesia 2026

Reformasi yang Berhenti di Meja Rapat

Reformasi yang Berhenti di Meja Rapat
images info

Ternyata yang sedang kita reformasi selama ini bukan cuma negara. Yang sedang diuji sebenarnya adalah diri kita sendiri.

Kadang-kadang saya berpikir, barangkali reformasi kita ini terlalu sopan. Ia datang ke rumah dengan mengetuk pintu. β€œPermisi.” Lalu duduk di ruang tamu, disuguhi teh, pisang goreng, dan pembicaraan yang panjang sekali tentang bagaimana sebaiknya rumah ini diperbaiki. Atap bocor, dibicarakan. Tembok retak, dibicarakan. Kamar mandi mampet, dibuat rapat. Setelah rapat selesai, dibuat notulen. Setelah notulen selesai, dibuat peraturan. Setelah peraturan selesai, dibuat lagi peraturan pelaksana. Sementara air hujan sudah masuk ke kamar tidur. Begitulah kira-kira gambaran reformasi birokrasi kita.

Kita sebenarnya sudah tahu persis akar persoalannya. Tidak perlu menjadi profesor administrasi negara untuk mengetahuinya. Bahkan seorang ibu yang setiap pagi menyiapkan sarapan anaknya sebelum berangkat sekolah barangkali lebih mudah memahami persoalan itu. Ia tahu, kalau kompor rusak, tidak cukup mengganti buku petunjuk memasaknya. Kalau pisau tumpul, tidak cukup membuat peraturan baru tentang cara memotong bawang. Dan kalau orang yang memegang pisau memang tidak berniat memasak, ya masalahnya bukan pada resep. Masalahnya pada orangnya.

Di situlah perkara reformasi birokrasi kita menjadi agak rumit. Selama ini reformasi terlalu sering diterjemahkan sebagai pembaharuan regulasi. Seolah-olah birokrasi akan menjadi baru apabila peraturannya baru. Maka berduyun-duyunlah para ahli membuat naskah akademik.

Kampus-kampus ternama ikut sibuk. Para narasumber duduk dengan wajah serius, kacamata agak diturunkan sedikit, lalu membicarakan pasal demi pasal dengan bahasa yang kadang-kadang membuat orang awam merasa bahwa mengurus negara memang harus menggunakan istilah yang sulit.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.