berat medali asian games 2026 - News | Good News From Indonesia 2026

Berapakah Berat Medali Emas, Perak dan Perunggu Asian Games 2026? Ini Spesifikasi Detilnya

Berapakah Berat Medali Emas, Perak dan Perunggu Asian Games 2026? Ini Spesifikasi Detilnya
images info

Berat Medali Asian Games 2026, Apakah 100% Emas? | Asian Games Aichi Nagoya


Saat melihat para atlet seperti Desak Made Rita Kusuma Dewi menerima penghargaan di ajang olahraga besar Asia, apakah Kawan pernah bertanya-tanya berapa berat medali Asian Games 2026 tersebut? Dan apakah medali emas 100% emas?

Bukan hal baru orang-orang tergerak ingin menjawab pertanyaan ini, Kawan GNFI barangkali salah satunya. Apalagi kita sebagai orang awam barangkali hanya berkompetisi di ajang lomba tujuh belasan yang biasanya diadakan setahun sekali.

Untuk menjawab pertanyaan di atas, mari bersama-sama mencari tahu sekiranya berapa berat medali Asian Games 2026 dan apakah medali emasnya benar-benar terbuat dari 100% emas. Selain itu, mari kita gali juga profil desainer Jepang yang mendesain medali Asian Games tahun ini.

baca juga

Berapa Berat Medali Asian Games 2026?

Berapa Berat Medali Asian Games 2026 dan Apa Emasnya 100% Asli? | Asian Games Aichi Nagoya
info gambar

Berapa Berat Medali Asian Games 2026 dan Apa Emasnya 100% Asli? | Asian Games Aichi Nagoya


Berat medali Asian Games 2026 sebenarnya bervariasi, tergantung pada jenis medali apa yang para atlet dapatkan. Jenis medali lomba yang umumnya kita kenal sendiri terdiri dari emas, perak, dan perunggu. Sistem ini juga dipakai pada gelaran Asian Games.

Dikutip dari laman resminya, berat medali emas Asian Games 2026 sendiri berada di angka sekitar 265 gram dan dibuat dengan material campuran perak murni dan emas. Sementara itu, berat medali perak Asian Games 2026 adalah sekitar 264 gram dan tersusun dari bahan perak murni. Perbedaan berat keduanya yang tipis sendiri berasal dari berat lapisan emas pada medali emas.

Nah, berbeda dengan saudara-saudaranya, berat medali perunggu lebih ringan, yakni di kisaran 222 gram serta terbuat dari kuningan merah atau campuran tembaga dan sedikit seng.

Lalu, apakah mereka, terutama medali emas terbuat dari 100% emas asli? Dan bagaimana dengan medali perak dan perunggu?

baca juga

Apakah Medali Emas Asian Games 2026 100% emas?

Apakah Medali Emas Asian Games 2026 100% emas dan Berapa Kira-Kira Harganya?
info gambar

Apakah Medali Emas Asian Games 2026 100% emas dan Berapa Kira-Kira Harganya? | Asian Games Aichi Nagoya


Seperti yang sudah disinggung, medali emas Asian Games 2026 tidak terbuat dari emas murni melainkan campuran perak murni yang dilapisi dengan setidaknya 1 gram. Perunggu pun demikian, medali tersebut berisi campuran komponen 95% tembaga dan 5% seng.

Sementara itu, medali perak Asian Games 2026 dibuat dengan bahan perak murni. Ketiga medali Aichi-Nagoya ini memiliki dimensi panjang 80 mm dan lebar 5 mm.

Nah, dengan informasi ini, mari berandai-andai berapa sekiranya harga medali emas Asian Games 2026 jika kita hendak menjualnya?

Berapa Harga Medali Emas Asian Games 2026?

Berapa Harga Medali Emas Asian Games 2026 Kalau Dijual? | Kemenpora
info gambar

Berapa Harga Medali Emas Asian Games 2026 Kalau Dijual? | Kemenpora


Laman resmi JJ Gold Jewelry menghitung kisaran harga medali emas Asian Games 2026. Mereka mengungkapkan andai medali emas tersebut benar-benar terbuat dari emas murni 999 atau setara 24 karat, maka kemungkinan medali itu bisa dibanderol sekitar S$47.560(dolar Singapura) atau sekitar Rp665.914.193,60 (06/10/2026).

Jika dihitung dari perolehan akhir medali emas Asian Games 2026 Indonesia yang berjumlah 5 medali, Kawan GNFI bisa meraup sekitar S$237.800 atau Rp3.329.570.965,00.

Meski begitu, mengingat bahwa medali emas tersebut pada dasarnya terbuat dari perak murni yang dilapisi emas, kemungkinan harga emas lapisannya per tanggal 1 September 2026 lalu berada di kisaran S$179 atau Rp2.506.279,24.

Jika dikalikan perolehan 5 medali emas yang dibawa pulang atlet Indonesia, maka Kawan sekiranya bisa memperoleh sekitar S$895 atau Rp12.531.396,20 dari lapisan emas medali tersebut.

Sayangnya, sebelum Kawan GNFI bisa benar-benar menjual medali emas tersebut, Kawan harus terlebih dahulu memiliki medali emas Asian Games 2026. Jadi, mari kita kembali ke perkara yang lebih serius yakni tentang siapa desainer di balik medali Asian Games 2026 Aichi-Nagoya ini?

baca juga

Daisuke Shiba, Desainer Medali Asian Games 2026 yang Representasikan Kerja Keras Atlet

Daisuke Shiba, Desainer Medali Asian Games 2026 yang Representasikan Kerja Keras Atlet
info gambar

Daisuke Shiba, Desainer Medali Asian Games 2026 yang Representasikan Kerja Keras Atlet | Asian Games Aichi Nagoya


Profil Daisuke Shiba menjadi banyak dibicarakan pasca ajang Asian Games Aichi Nagoya diselenggarakan. Daisuke sendiri merupakan Representative Director dari perusahaan MERRY BEETLE Co., Ltd. yang dibangunnya sejak tahun 2016 serta Representative Director dari TOGU General Incorporated Association. Di samping itu, dirinya juga aktif sebagai desainer atau Creative Director.

Daisuke Shiba dulunya berkuliah di Departemen Arsitektur dan Teknik Sipil, Universitas Kobe. Ia juga merupakan lulusan Interior Design Course dari Vantan Design Institute.

Sebelum desain medalinya memenangkan kompetisi dan dipakai sebagai wajah medali Asian Games 2026, Daisuke juga memenangkan sejumlah penghargaan seperti Awards and selections in the Japan Typography Annual (2018–2023) dan Grand Prize Sakai City License Plate Design Competition (2022).

Desain medali Daisuke Shiba sendiri terinspirasi dari slogan Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, yakni "Imagine One Asia" atau jika diterjemahkan secara literal bermakna bayangkan satu Asia. 

Hal ini merujuk pada gagasan di mana kita warga Asia dan para atlet dipersatukan kembali melalui olahraga. Meski bersatu pun, kita terdiri dari aneka ragam identitas bahasa dan budaya serta bentuk diri kita yang unik baik yang direpresentasikan selama maupun sesudah ajang perlombaan ini diselenggarakan.

Di samping itu, sebelum menjadi bentuknya yang kini bisa Kawan lihat, cakram keramik perlu berulang kali dipecahkan dan diperiksa selama proses pembuatannya. Hal ini menurut Daisuke serupa dengan perjalanan para atlet yang harus ditempa oleh beragam kesulitan dan tantangan yang tak terhitung jumlahnya dalam perjalanan mereka hingga bisa tampil di Asian Games 2026.

Lalu, serpihan dari kerja keras mereka yang konsisten tersebut diibaratkan pada akhirnya menyatu membentuk kristalisasi pencapaian, dari perolehan medali Asian Games itu sendiri.

Mari eksplorasi hal menarik seputar olahraga dan figur-figur atlet berprestasi Indonesia lewat beagam artikel Good News From Indonesia!

baca juga

 

REFERENSI:

  • https://www.kemenpora.go.id/detail/7246/lampaui-target-indonesia-akhiri-asian-games-2026-dengan-5-ema
  • https://data.goodstats.id/statistic/miliki-tebal-5-mm-ini-rincian-berat-medali-asian-games-2026-yang-unik-YN2i8
  • https://www.instagram.com/p/DeGLZBjga6e/?img_index=2
  • https://www.aichi-nagoya2026.org/medal/
  • https://jjgoldjewellery.com/blogs/blog/asian-games-gold-medal-not-gold?srsltid=AU7gw4UDKMdPrDaVPrHfGvuAXINPWv1HInDBkfhIeURGbNpsgbxAb84P 

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Allicia Dhea lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Allicia Dhea.

AD
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.