Guna memastikan ketersediaan komoditas pokok di seluruh pelosok, Bulog mengajukan kenaikan margin fee yang telah tertahan selama lebih dari satu dekade. Penyesuaian ini dianggap krusial agar perusahaan memiliki ruang fiskal yang cukup dalam menanggung tingginya ongkos logistik, terutama untuk menjangkau wilayah pelosok di Indonesia bagian timur dan barat.
Skema yang diusulkan ini merujuk pada keberhasilan BUMN energi seperti PLN dan Pertamina yang telah lebih dulu menerapkan kebijakan satu harga secara nasional melalui dukungan margin yang memadai. Dengan adanya tambahan tenaga baru ini, pemerintah berharap disparitas harga beras antarwilayah dapat ditekan sepenuhnya.
"Kalau margin fee naik, Bulog akan meningkatkan layanannya dengan menjadikan beras satu harga dari Sabang sampai Merauke. Tambahan margin inilah yang akan mendongkrak dukungan ongkos ke berbagai wilayah terluar," ujar Rizal.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


