Masyarakat DKI Jakarta tengah menantikan pengumuman resmi terkait jadwal pencairan dana KJP Plus tahap awal di tahun 2026. Meskipun otoritas pendidikan daerah belum menetapkan tanggal pasti secara tertulis, distribusi bantuan diprediksi akan berlangsung pada rentang 5 hingga 9 Januari mendatang.
Bantuan KJP Plus dirancang secara inklusif untuk menanggung dana personal bulanan siswa serta tambahan dana bagi mereka yang menempuh pendidikan di sekolah swasta.
Total sasaran program ini mencakup berbagai jenjang, mulai dari tingkat dasar hingga pendidikan kesetaraan atau PKBM. Kehadiran dana ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat terhadap kebutuhan perlengkapan sekolah sekaligus mencegah angka putus sekolah di wilayah Jakarta.
“Untuk jadwal resmi pencairan dana KJP Plus pada 2026 nanti, masyarakat dapat memantau secara berkala melalui media sosial resmi Instagram milik Pemprov DKI Jakarta dan portal website resmi guna mendapatkan informasi yang tervalidasi,” rilis laporan administrasi pendidikan DKI.
Berdasarkan rincian teknisnya, siswa jenjang SD/SDLB/MI akan menerima dana personal sebesar Rp250 ribu per bulan. Untuk jenjang menengah, siswa SMP menerima Rp300 ribu, sementara siswa SMA dan SMK masing-masing mendapatkan Rp420 ribu dan Rp450 ribu per bulan.
Bagi peserta didik di sekolah swasta, pemerintah daerah juga menyediakan tambahan biaya SPP yang bervariasi antara Rp130 ribu hingga Rp290 ribu, tergantung pada tingkatan sekolah masing-masing guna meringankan beban finansial orang tua di awal semester baru.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


