sering undang indonesia di forumnya meskipun bukan anggota apa itu g7 - News | Good News From Indonesia 2024

Sering Undang Indonesia di Forumnya Meskipun Bukan Anggota, Apa Itu G7?

Sering Undang Indonesia di Forumnya Meskipun Bukan Anggota, Apa Itu G7?
images info

Sering Undang Indonesia di Forumnya Meskipun Bukan Anggota, Apa Itu G7?


Group of Seven (G7) adalah forum internasional yang beranggotakan tujuh negara dengan pengaruh besar di dunia. Forum ini menyatukan para “raksasa” ekonomi dunia yang menangani berbagai macam isu global.

G7 didirikan pada tahun 1975. Awalnya, forum ini dibuat sebagai bentuk atau respons terhadap krisis energi yang melanda dunia.

Anggota G7 saat ini adalah Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Inggris, Jepang, dan Amerika Serikat. Tujuh negara ini adalah negara-negara yang dianggap sebagai negara industri secara politis dan ekonomi di dunia.

Namun, ada yang unik dari keanggotaan G7. Rusia sempat bergabung dengan forum ini pada tahun 1997 dan nama forum ini dikenal sebagai G8. Akan tetapi, karena adanya aneksasi ilegal Krimea, Rusia didepak dari keanggotaan pada 2014.

G7 awalnya hanya menangani isu-isu tentang ekonomi global. Seiring berjalannya waktu, berbagai isu, seperti kebijakan luar negeri, keamanan global, perdagangan, iklim, hingga pembangunan ikut dibahas.

Selain itu, Uni Eropa juga menjadi salah satu bagian penting dari G7. Sejak tahun 1977, Uni Eropa terlibat aktif dalam konferensi yang dilakukan forum tersebut.

Namun, meskipun sering terlibat dalam agenda G7, Uni Eropa tidak memiliki hak untuk menyelenggarakan pertemuan tinggi selayaknya negara anggota lainnya.

Meskipun demikian, Uni Eropa yang diwakili oleh Presiden Dewan Eropa dan Presiden Komisi Eropa memiliki hak dalam kepentingan obligasi. Kehadiran Uni Eropa di G7 berhubungan dengan keterlibatannya secara politik dan geografis.

G7 dan dialognya dengan negara berkembang

Meskipun G7 diisi oleh tujuh negara maju dengan pengaruh yang sangat besar di dunia, forum ini selalu melibatkan negara berkembang dalam dialognya. Salah satu negara yang sering diundang dalam konferensi maupun forum G7 adalah Indonesia.

baca juga

Indonesia sendiri merupakan anggota G20, di mana anggota G7 juga merupakan anggota forum G20. Forum G20 merupakan forum gabungan antara negara maju dan berkembang.

Di sisi lain, keterlibatan G7 dengan negara-negara berkembang di dunia terus dilakukan seiring berjalannya waktu. Semakin banyak dialog multilateral yang digelar antara forum ini dengan negara-negara lainnya yang bukan merupakan anggota.

Bahkan di tahun 2001 silam, saat pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7, Italia memelopori adanya African Segment atau Segmen Afrika. Sesi ini menjadi sebuah dialog khusus antara pemimpin G7 dengan perwakilan negara-negara Afrika yang diundang.

G7 melihat negara-negara berkembang juga memiliki peran dalam menghadapi tantangan global. Tidak hanya itu, nonanggota dianggap memiliki solusi untuk berkontribusi dalam isu-isu yang menjadi fokus bahasan G7.

Indonesia dan G7

Indonesia sudah beberapa kali diundang dalam dialog yang dilakukan forum negara maju ini. Pada KTT G7 di Jepang 2023 misalnya. Indonesia diundang oleh Jerman untuk mewakili suara negara-negara berkembang.

Tidak hanya Indonesia, beberapa negara, seperti Argentina, Afrika Selatan, India, dan Senegal juga hadir dalam KTT yang diselenggarakan di Hiroshima itu. Alasan lain terkait hadirnya Indonesia pada forum G7 2023 adalah keketuaan Indonesia pada KTT ASEAN, serta keberhasilan Indonesia saat menjadi Presidensi G20.

Indonesia juga pernah berpartisipasi sebagai partner countries pada gelaran KTT G7 di Jerman pada 2022 lalu. Saat itu, Indonesia bersama India dan Brasil mewakili Troika G20.

Pada November 2024, Indonesia kembali diundang dalam dialog antarmenteri G7 di Italia. Dalam agenda tersebut, Menteri Luar Negeri RI, mendapatkan undangan langsung dari Menteri Luar Negeri Italia. Menlu RI sempat menegaskan komitmen Indonesia dan ASEAN untuk berkolaborasi di kawasan Asia Pasifik melalui AOIP.

baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

FA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.