mengapa harga tiket pesawat berubah setiap kali dicek mengenal sistem dynamic pricing - News | Good News From Indonesia 2026

Mengapa Harga Tiket Pesawat Berubah Setiap Kali Dicek? Kenali Sistem Dynamic Pricing!

Mengapa Harga Tiket Pesawat Berubah Setiap Kali Dicek? Kenali Sistem Dynamic Pricing!
images info

Ilustrasi Pesawat. Foto: Unsplash - Hilmi Alwan


Pernahkah Kawan GNFI menyadari bahwa saat rutin memeriksa harga tiket pesawat melalui platform digital, nominalnya perlahan-lahan merangkak naik? Fenomena ini sering kali menimbulkan tanda tanya di kalangan calon penumpang.

Kira-kira, apa yang menjadi pemicu utamanya, dan bagaimana strategi terbaik agar kita tidak terjebak dalam lonjakan harga tersebut?

Dynamic Pricing: Strategi di Balik Perubahan Harga Tiket Pesawat

Fluktuasi harga tiket pesawat yang terjadi dalam waktu singkat bukanlah tanpa alasan. Sistem maskapai penerbangan modern telah diatur oleh mekanisme pintar yang dikenal sebagai dynamic pricing (penetapan harga dinamis).

Menurut penelitian ilmiah yang dilakukan oleh Rusdiansyah, Putri, dan Puspitasari (2013) dalam Jurnal Teknik Industri dengan judul "Model Dynamic Pricing untuk Penetapan Harga Tiket Pesawat Terbang Berbasis Waktu dan Persediaan Kursi dengan Mempertimbangkan Keputusan Kompetitor", dynamic pricing merupakan sebuah strategi sistematis dalam penetapan harga yang bertujuan untuk mengoptimalkan pendapatan maskapai.

baca juga

Sistem ini diolah secara otomatis oleh teknologi informasi berdasarkan dinamika pasar. Setidaknya, ada tiga faktor utama yang memengaruhi algoritma ini bekerja:

  • Waktu Pemesanan: Memesan tiket mendekati hari keberangkatan akan memicu sistem untuk menaikkan harga karena tingkat urgensi yang tinggi.

  • Ketersediaan Kursi (Inventory): Apabila jumlah kursi yang tersisa pada kelas tertentu semakin sedikit, sistem secara otomatis akan beralih ke tarif yang lebih tinggi.

  • Keputusan Kompetitor: Maskapai memanfaatkan data pesaing secara real-time. Jika maskapai saingan menaikkan harga pada rute yang sama, sistem akan menyesuaikan tarif agar tetap kompetitif di pasar.

Selain faktor teknis di atas, sistem ini juga memanfaatkan sisi psikologis konsumen. Ketika sebuah platform digital mendeteksi bahwa seseorang terus-menerus mencari rute yang sama, algoritma akan menciptakan efek kelangkaan palsu (scarcity effect).

Harga sengaja dinaikkan sedikit demi sedikit agar calon pembeli merasa panik dan segera melakukan transaksi sebelum harga melonjak lebih tinggi lagi.

4 Langkah Cerdas Dapatkan Tiket Pesawat dengan Harga Terbaik

Setelah memahami cara kerja algoritma di atas, Kawan GNFI tentu dapat lebih cermat dalam merencanakan perjalanan.

Berdasarkan indikator-indikator yang memengaruhi dynamic pricing, berikut adalah empat langkah taktis yang bisa diterapkan untuk mendapatkan harga tiket yang lebih bersahabat:

  1. Pesan Tiket Jauh-Jauh Hari (1–3 Bulan sebelum Keberangkatan): Harga tiket cenderung berada pada batas minimum ketika kuota kursi masih tersedia luas. Begitu rencana perjalanan matang, segera amankan tiket Kawan-kawan demi mengunci tarif terbaik.
  2. Hindari Melakukan Pencarian Berulang secara Agresif: Mencari rute yang sama berulang kali dalam durasi singkat melalui perangkat yang sama dapat dibaca oleh algoritma sebagai permintaan tinggi (high demand). Akibatnya, sistem akan menaikkan harga karena mendeteksi bahwa Kawan sedang sangat membutuhkan penerbangan tersebut. Kawan GNFI bisa menyiasatinya dengan menggunakan mode incognito (penyamaran) pada peramban.
  3. Optimalkan Fitur Price Alert (Pengingat Harga): Manfaatkan teknologi pada platform agen perjalanan digital. Dengan mengaktifkan fitur price alert, Kawan akan mendapatkan notifikasi otomatis secara real-time ketika harga tiket pada rute pilihan sedang mengalami penurunan.
  4. Pilihlah Hari Kerja (Weekday) untuk Keberangkatan: Siklus permintaan moda transportasi udara selalu memuncak pada akhir pekan atau hari libur nasional. Untuk menghemat anggaran, pilihlah jadwal penerbangan pada hari kerja, khususnya Senin hingga Rabu, ketika grafik permintaan cenderung melandai.
baca juga

Melalui pemahaman yang baik terhadap pemanfaatan sistem informasi di industri penerbangan, kita dapat menjadi konsumen yang lebih bijak. Semoga tips di atas dapat membantu Kawan GNFI dalam merencanakan perjalanan berikutnya dengan lebih efisien dan ramah di kantong.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

QF
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.