petakan potensi wisata berbasis kearifan lokal mahasiswa kkn t idbu 53 undip susun buku masterplan di kampung klurahan sukoharjo - News | Good News From Indonesia 2026

Petakan Potensi Wisata Berbasis Kearifan Lokal, Mahasiswa KKN-T IDBU 53 UNDIP Susun Buku Masterplan di Kampung Klurahan, Sukoharjo

Petakan Potensi Wisata Berbasis Kearifan Lokal, Mahasiswa KKN-T IDBU 53 UNDIP Susun Buku Masterplan di Kampung Klurahan, Sukoharjo
images info

Desain masterplan kawasan edukasi dan konservasi Burung Hantu


“Harapan saya, kegiatan yang telah diselenggarakan tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kampung Klurahan” ujar Paidi, salah satu keturunan tokoh yang menemukan Makam Kyai Langsur sekaligus penulis sejarah singkatnya.

Mahasiswa KKN-T IDBU 53 Universitas Diponegoro (UNDIP) turut berkontribusi dalam mengembangkan potensi wisata Kelurahan Sukoharjo melalui program Pemetaan Potensi dan Penyusunan Data Masterplan Wisata Berbasis Kearifan Lokal.

Program ini diwujudkan melalui tiga kegiatan utama, yaitu penyusunan buku masterplan dan panduan wisata, pemasangan papan informasi wisata, serta pembuatan video pengenalan potensi wisata Kelurahan Sukoharjo.

Ketiga aktivitas tersebut disusun berdasarkan hasil identifikasi potensi wisata, atraksi budaya, serta kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Kampung Klurahan.

Pelaksanaan program melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan lokal sebagai bagian dari upaya mendokumentasikan sekaligus memperkenalkan potensi wisata yang dimiliki oleh Kelurahan Sukoharjo.

Melalui program ini, diharapkan tersedia informasi dan media promosi wisata yang lebih terstruktur, meluasnya jangkauan informasi mengenai potensi lokal kepada khalayak yang lebih luas, serta mendukung pengembangan pariwisata Kampung Klurahan yang berbasis kearifan lokal dan berkelanjutan.

baca juga

 Survei Kegiatan Wawancara bersama Juru Kunci Makam Kyai Langsur | Sumber: Dokumentasi Pribadi
info gambar

Survei Kegiatan Wawancara bersama Juru Kunci Makam Kyai Langsur | Sumber: Dokumentasi Pribadi


Kampung Klurahan memiliki beragam aset wisata berbasis budaya, religi, kesenian, dan kearifan lokal, seperti tradisi Guyangan Kebo, Makam Kyai Langsur, kesenian lesung, gamelan, tradisi Sadranan, serta wisata edukasi pelestarian dan pengembangan burung hantu Tyto Alba.

Berbagai kekayaan tersebut memiliki nilai historis dan budaya yang dapat menjadi identitas serta daya tarik wisata Kelurahan Sukoharjo. Namun, aset yang tersedia belum didukung oleh dokumentasi dan pemetaan yang terintegrasi mengenai aset budaya, atraksi, sarana-prasarana, serta informasi pendukung wisata.

Selain itu, narasi sejarah dan nilai budaya pada beberapa daya tarik tersebut juga masih banyak disampaikan secara lisan, sehingga belum terdokumentasi secara sistematis dan berisiko mengalami terputusnya warisan pengetahuan antargenerasi.

Di sisi lain, informasi mengenai potensi wisata yang dapat diakses masyarakat dan calon pengunjung masih terbatas, sehingga keberadaan berbagai daya tarik tersebut belum dikenal secara luas, baik oleh masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah.

Menindaklanjuti permasalahan tersebut, mahasiswa KKN-T IDBU 53 UNDIP menghadirkan program Pemetaan Potensi dan Penyusunan Data Masterplan Wisata Berbasis Kearifan Lokal sebagai upaya mendokumentasikan sekaligus memperkuat informasi mengenai potensi wisata Kelurahan Sukoharjo.

Informasi tersebut kemudian dikemas dalam papan informasi sebagai media yang dapat diakses langsung oleh masyarakat dan pengunjung, serta video pengenalan sebagai sarana promosi untuk memperluas jangkauan informasi wisata Kelurahan Sukoharjo.

Rangkaian kegiatan ini turut mendukung SDGs 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui upaya pelestarian budaya dan pengembangan potensi lokal, serta SDGs 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan sarana dan prasarana pendukung pariwisata yang berbasis kearifan lokal.

baca juga

 Pelaksanaan Penyerahan Papan Informasi di Makam Kyai Langsur | Sumber: Dokumentasi Pribadi
info gambar

Pelaksanaan Penyerahan Papan Informasi di Makam Kyai Langsur | Sumber: Dokumentasi Pribadi


Pelaksanaan program ini turut melibatkan masyarakat Kampung Klurahan, Sukoharjo sebagai sumber informasi sekaligus bagian dari proses pengembangan potensi wisata lokal.

Partisipasi ditunjukkan melalui keterlibatan perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, kelompok kesenian, Karang Taruna, PKK, serta masyarakat setempat dalam memberikan informasi mengenai sejarah, tradisi, kesenian, potensi wisata, dan kondisi eksisting di wilayah tersebut.

Sri Rahayu selaku Lurah Sukoharjo menyampaikan bahwa program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia mengapresiasi seluruh rangkaian aktivitas yang telah dilaksanakan, mulai dari sosialisasi IKD, sosialisasi pelestarian makam, pemasangan papan informasi, hingga penyusunan masterplan, karena dinilai mampu mengajak masyarakat untuk turut menjaga dan merawat budayanya.

Dirinya juga berharap program ini dapat terus dikembangkan serta dimanfaatkan secara berkelanjutan, baik oleh masyarakat maupun pemerintah kelurahan.

Luaran Program Papan Informasi Etika Berkunjung di Makam Kyai Langsur | Sumber: Dokumentasi Pribadi
info gambar

Luaran Program Papan Informasi Etika Berkunjung di Makam Kyai Langsur | Sumber: Dokumentasi Pribadi


Masyarakat berharap program ini tidak berhenti pada tahap dokumentasi, melainkan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan secara berkelanjutan oleh pemerintah Kelurahan Sukoharjo.

Sebagai tindak lanjut, buku masterplan, papan informasi, dan video pengenalan yang telah dihasilkan perlu terus dimutakhirkan sesuai dengan perkembangan potensi wisata yang dimiliki. Sementara kolaborasi antara pemerintah kelurahan, masyarakat, kelompok kesenian, dan pengelola wisata perlu terus dijaga untuk melestarikan serta mengembangkan potensi budaya dan kearifan lokal setempat. 

Program ini turut mendukung pencapaian SDGs 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui upaya pelestarian budaya dan pengembangan potensi lokal, serta SDGs 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan sarana dan prasarana pendukung pariwisata sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur berbasis kearifan lokal.

baca juga

Melalui program ini, mahasiswa KKN-T IDBU 53 UNDIP berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan potensi masyarakat dan pembangunan wilayah yang berkelanjutan.

Dengan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, inisiasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Semangat tersebut sejalan dengan komitmen "UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat" dalam menghadirkan pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AR
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.