paus leo xiv pulih usai operasi kanker paru - News | Good News From Indonesia 2026

Paus Leo XIV Pulih Usai Operasi Kanker Paru, Kembali Bekerja dan Jalani Fisioterapi

Paus Leo XIV Pulih Usai Operasi Kanker Paru, Kembali Bekerja dan Jalani Fisioterapi
images info

Paus Leo XIV Pulih Usai Operasi Kanker Paru, Kembali Bekerja dan Jalani FisioterapiοΈ±Sumber: Wikimedia Commons - Edgar BeltrΓ‘n, The Pillar


Paus Leo XIV menunjukkan perkembangan positif setelah menjalani operasi pengangkatan tumor kanker paru-paru di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Italia, pada 13 Oktober 2026. Pemimpin Gereja Katolik Dunia tersebut mulai kembali menjalankan sejumlah aktivitas selama masa pemulihan, termasuk bertemu dengan pejabat Vatikan dan menjalani fisioterapi.

Mengutip laporan Al Jazeera, Jumat (16/10/2026), kondisi kesehatan Paus Leo dilaporkan stabil. Hasil pemeriksaan darah dan rontgen dada menunjukkan proses pemulihan pascaoperasi berjalan sesuai perkiraan tim medis.

Kondisi Paus Leo XIV Berangsur Membaik

Dokter pribadi Paus Leo, Luigi Carbone, bersama Kepala Bedah Toraks Rumah Sakit Gemelli, Stefano Margaritora, menyatakan hasil pemeriksaan pascaoperasi masih berada dalam batas normal. Rontgen dada juga memperlihatkan perkembangan yang baik pada bagian paru-paru yang menjalani operasi.

Secara keseluruhan, pemulihan paus berlangsung sesuai perkiraan dokter. Selama menjalani perawatan, Leo telah kembali makan secara normal, melakukan latihan pernapasan, serta berjalan di kamar perawatannya.

baca juga

Ia juga menjalani fisioterapi berupa latihan mobilitas seluruh tubuh untuk mendukung pemulihan kondisi fisiknya setelah operasi.

Pada Kamis (15/10/2026), Paus Leo dilaporkan bertemu dengan Kepala Staf Vatikan, Uskup Agung Paolo Rudelli, di rumah sakit. Rudelli bertanggung jawab atas sebagian besar urusan administrasi sehari-hari Takhta Suci Vatikan.

Juru Bicara Vatikan Matteo Bruni juga menyampaikan bahwa paus akan merayakan misa bersama sejumlah imam di kapel khusus yang disiapkan di dekat kamar perawatannya di lantai 10 Rumah Sakit Gemelli.

Tim Medis Menunggu Hasil Pemeriksaan Lanjutan

Meski perkembangan pemulihan menunjukkan hasil positif, tim medis masih menunggu hasil pemeriksaan jaringan tumor untuk mengetahui karakteristik kanker secara lebih menyeluruh. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk memastikan apakah sel kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening atau bagian tubuh lainnya.

baca juga

Paus Leo sebelumnya didiagnosis mengalami adenokarsinoma paru, salah satu jenis kanker paru non-sel kecil. Dokter mengangkat lobus bawah paru-paru kanannya melalui operasi yang berlangsung sekitar 90 menit dan dilaporkan selesai tanpa komplikasi.

Hasil pemeriksaan lanjutan akan menjadi pertimbangan dalam menentukan apakah Paus Leo membutuhkan pengobatan tambahan, seperti kemoterapi, radioterapi, atau imunoterapi. Karena itu, prognosis jangka panjangnya belum dapat dipastikan.

Jadwal Kunjungan ke Amerika Selatan Belum Pasti

Di tengah proses pemulihan, Vatikan belum memastikan apakah Paus Leo XIV akan tetap melakukan perjalanan ke Amerika Selatan pada 6–17 November 2026. Agenda tersebut direncanakan mencakup Argentina, Uruguay, dan Peru.

Matteo Bruni mengatakan belum dapat memastikan apakah jadwal perjalanan itu akan mengalami perubahan. Keputusan tersebut akan mempertimbangkan kondisi kesehatan paus serta rekomendasi tim medis setelah pemeriksaan lanjutan selesai.

baca juga

Untuk sementara, agenda publik Paus Leo dibatasi agar ia dapat berfokus pada pemulihan. Perkembangan pemeriksaan jaringan tumor dan respons tubuh terhadap operasi akan menjadi faktor penting dalam menentukan tahapan perawatan berikutnya.

Paus Leo XIV Pernah Mengunjungi Indonesia

Paus Leo XIV memiliki pengalaman mengunjungi Indonesia sebelum terpilih sebagai pemimpin Gereja Katolik sedunia. Saat masih bernama Robert Francis Prevost, ia pernah melakukan kunjungan ke wilayah Papua pada 2003 untuk menghadiri perayaan ulang tahun pelayanan Ordo Santo Agustinus (OSA).

Prevost saat itu menjabat sebagai Pemimpin Umum atau Jenderal OSA. Dalam kunjungannya, ia dilaporkan mendatangi sejumlah wilayah di Papua, termasuk Sorong, Manokwari, hingga Jayapura.Β 

Sejumlah foto yang dipublikasikan memperlihatkan Prevost berinteraksi dengan masyarakat setempat. Dalam salah satu foto, ia tampak disambut warga berpakaian tradisional Papua. Foto lainnya memperlihatkan dirinya berada di tengah masyarakat dan mengunjungi lokasi terdampak banjir.

baca juga

Kunjungan tersebut berlangsung jauh sebelum Prevost terpilih menjadi Paus Leo XIV pada 8 Mei 2025. Ia kemudian menjadi pemimpin Gereja Katolik setelah terpilih dalam konklaf yang berlangsung di Vatikan, menggantikan Paus Fransiskus.

Pengalaman kunjungannya ke Papua menjadi bagian dari rekam jejak Prevost dalam pelayanan Gereja Katolik di berbagai wilayah dunia sebelum menduduki jabatan tertinggi dalam Gereja Katolik.

Kunjungan Robert Francis Prevost ke Papua pada 2003 menjadi salah satu jejak perjalanan pelayanannya sebelum terpilih sebagai Paus Leo XIV. Pengalamannya berinteraksi dengan masyarakat di Sorong, Manokwari, hingga Jayapura juga menjadi bagian dari rekam jejaknya dalam menjalankan tugas pelayanan Gereja Katolik di berbagai wilayah dunia.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizkia Putri Fahira lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizkia Putri Fahira.

RP
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.