Masjid Apung Pancer Pacitan hadir sebagai salah satu destinasi wisata religi yang cukup unik berada di pesisir selatan Jawa Timur. Berdiri anggun di atas hamparan air muara, bangunan ibadah ini menyuguhkan kedamaian spiritual dengan pesona alam Pantai Pancer Door yang memikat.
Bagi Kawan GNFI yang mendambakan suasana ibadah yang tenang, lantunan doa yang berpadu dengan gemericik air muara dan hembusan angin laut memberikan pengalaman yang menarik.
Penasaran dengan masjid apung Pacer, mari simak informasi selengkapnya berikut ini.
Apa itu Masjid Apung Pancer Door Pacitan?
Masjid apung Pacitan ini merupakan tempat ibadah terapung yang dirancang khusus mengapung di atas permukaan air. Keberadaannya di kawasan wisata bahari menjadikan rumah ibadah ini tak hanya berfungsi sebagai sarana salat bagi warga dan wisatawan, tetapi juga sebagai landmark kebanggaan masyarakat Pacitan.
Masjid Apung Pacitan Dimana?
Lokasi keberadaan masjid apung Pacitan ini sangat strategis dan mudah dijangkau oleh pengunjung. Secara administratif, tempat ibadah ini berada di kawasan Pantai Pancer Door berada di atas air muara Sungai Grindulu, Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
Sebagai salah satu masjid apung di Pacitan, letaknya yang berhadapan langsung dengan Pantai Pacer Door di Pacitan, Jawa Timur dan berada di pinggir Samudra Hindia memberikan panorama visual yang luar biasa, terutama saat senja tiba.
Siapa yang Membuatnya?
Di balik keindahan arsitekturnya yang melayang di atas air, ada sejarah dan niat mulia yang melatarbelakangi berdirinya masjid apung Pacer ini.
Masjid apung di Pacita ini diprakarsai oleh Pengasuh Pondok Pesantren Tremas, KH Fuad Habib Dimyati, pada tahun 2019.
Gagasan beliau lahir dari keinginan untuk menyediakan sarana ibadah yang representatif bagi para pengunjung Pantai Pacer Door sekaligus menghadirkan simbol spiritual di kawasan pesisir.
Apa Keistimewaan dari Masjid Apung Pancer Door Ini?
Kehadiran pemikiran ulama lokal tersebut melahirkan sebuah bangunan yang menyimpan beragam keistimewaan luar biasa, baik dari segi lokasi maupun arsitekturnya:
Berada tepat di atas air muara sungai dekat laut selatan, memberikan suasana ibadah yang tenang berbalut gemericik air dan hembusan angin pesisir.
Selain itu, masjid apung Pantai Pacer ini mengusung dominasi material bambu yang kokoh, berpadu harmonis antara gaya modern dan sentuhan tradisional Jawa yang bersahaja.
Pembangunan masjid apung di Pantai Pacer ini digagas oleh ulama lokal sebagai ikon wisata religi sekaligus simbol pelindung spiritual bagi masyarakat di sekitar pesisir kawasan masjid apung Pantai Pacer.
Dikutip dari laman resmi Setda Pacitan, berada di kawasan wisata, masjid ini menjadi tempat favorit sore hari untuk berfoto, merenung, atau beristirahat bagi wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pancer Door.
Keberadaan masjid Apung Pancer Pacitan membuktikan bagaimana nilai keagamaan dan keindahan alam dapat menyatu dengan indah. Tempat ini menjadi pengingat bagi kita akan pentingnya merawat ruang-ruang kebaikan di tengah lanskap alam Indonesia yang kaya.
Ingin menjelajahi keunikan arsitektur dan pesona wisata religi lainnya di Indonesia? Temukan ulasan inspiratif selengkapnya hanya di Good News From Indonesia (GNFI)!
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


