pulihkan layanan air bersih pascabencana sumbar proyek spam dikebut - News | Good News From Indonesia 2026

Pulihkan Layanan Air Bersih Pascabencana Sumbar, Proyek SPAM Dikebut

Pulihkan Layanan Air Bersih Pascabencana Sumbar, Proyek SPAM Dikebut
images info

Dok. Hutama Karya


PT Hutama Karya (Persero) sedang bergerak menuntaskan perbaikan infrastruktur air minum di tiga wilayah Sumatra Barat yaitu Kota Padang, Agam, dan Pesisir Selatan. Langkah ini merupakan bagian dari penugasan langsung Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk memastikan kehidupan sosial dan lingkungan warga kembali normal sehingga aktivitas harian tidak lagi terhambat.

Di Kota Padang, fokus utama adalah memulihkan empat intake utama yang sempat lumpuh, yakni Palukahan, Taban, Latung, dan Guo Kuranji. Saat ini, jalur pipa pertama dari Intake Palukahan sudah berhasil difungsikan kembali melalui koordinasi dengan PDAM setempat, namun baru melayani sekitar 50 persen dari kapasitas normal.

Berikut rincian pengerjaan di lapangan yang sedang berlangsung:

  • Kota Padang: Pemasangan pipa transmisi sepanjang 1.500 meter terus dikebut. Hingga akhir Desember 2025, progresnya sudah mencapai 75 persen atau sekitar 1.134 meter pipa yang terpasang.

  • Kabupaten Agam: Selain perbaikan intake dan pipa transmisi, sedang dibangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru dengan kapasitas 20 liter per detik untuk memperkuat pasokan lokal.

  • Kabupaten Pesisir Selatan: Hutama Karya memfokuskan pengerjaan pada rehabilitasi delapan lokasi Pamsimas yang menjadi tumpuan air bersih berbasis masyarakat.

  • Mardiansyah, Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, menyebutkan bahwa medan yang menantang pasca-bencana menuntut tim di lapangan untuk menggunakan metode kerja yang adaptif.

    Penyelesaian jalur kedua pipa transmisi di Padang ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Jika ini selesai, kapasitas distribusi air bersih akan meningkat signifikan dan mampu menjangkau lebih banyak pemukiman warga yang selama ini masih bergantung pada bantuan air tangki darurat.

    Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

    Terima kasih telah membaca sampai di sini

    🚫 AdBlock Detected!
    Please disable it to support our free content.