Kebijakan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 terbukti efektif meningkatkan aktivitas perjalanan masyarakat. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat realisasi jumlah penumpang pada berbagai moda transportasi umum mendekati bahkan melampaui target yang ditetapkan.
Pada sektor perkeretaapian, diskon tiket ekonomi komersial sebesar 30 persen berhasil menarik 1,7 juta penumpang, atau mencapai 112,6 persen dari target awal. Sementara itu, moda transportasi udara juga menunjukkan performa signifikan dengan realisasi lebih dari 3,7 juta penumpang sehingga melampaui estimasi 3,5 juta orang.
"Stimulus Diskon Transportasi Nataru merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kelancaran mobilitas selama periode libur akhir tahun," ujar Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limnaseto.
Sektor angkutan laut dan penyeberangan juga mencatatkan angka yang menggembirakan dengan tingkat keterisian yang stabil. Di moda laut, penurunan harga tiket rata-rata sebesar 16 hingga 18 persen melalui diskon tarif PELNI berhasil memenuhi target 100 persen kunjungan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


