Perum Bulog memastikan ketersediaan stok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam kondisi melimpah dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah.
Guna memberikan akses yang lebih mudah, Bulog memperluas kanal distribusi sehingga beras berkualitas ini tidak hanya tersedia di pasar tradisional, tetapi juga merambah ke berbagai ritel modern. Langkah perluasan jangkauan ini dibarengi dengan pelonggaran batas pembelian dari sebelumnya dua pak menjadi maksimal lima pak per orang, atau setara dengan 25 kilogram.
Distribusi yang masif di berbagai titik penjualan ini merupakan upaya strategis untuk merespons tingginya minat warga terhadap komoditas pangan pokok yang terjangkau. Dengan stok yang telah tergelar secara luas, masyarakat tidak perlu khawatir akan kesulitan mendapatkan pasokan.
"Kami ingin memastikan akses pangan ini terbuka luas sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik dan stok di gudang juga bisa segera terdistribusi secara optimal," ujar Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani.
Meskipun volume penyaluran ditingkatkan secara meluas, Bulog tetap menerapkan manajemen distribusi yang adaptif menjelang musim panen raya. Pada wilayah yang menjadi sentra produksi pangan, volume penyaluran akan disesuaikan guna menjaga keseimbangan pasar lokal sehingga harga di tingkat petani tetap terlindungi.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


