Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat, Tim PPK Ormawa HIMITEKA 2026 melaksanakan Sosialisasi Pengelolaan Sampah 5R dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Kronjo pada Senin (06/07/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat bernama Program Samudera Lestari dan Samudera Sehat, berfokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola lingkungan secara mandiri.
Melalui acara ini, masyarakat diajak untuk memahami bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dijaga secara berkelanjutan. Diharapkan dapat tercipta lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Tujuan utama pelaksanaan sosialisasi ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama masyarakat Desa Kronjo, mengenai konsep pengelolaan 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Repair, dan Rot).
Konsep tersebut diperkenalkan sebagai langkah sederhana yang dapat diterapkan mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Pelaksana PPK Ormawa HIMITEKA 2026 dengan melibatkan seluruh anggota tim panitia sebagai tim panitia pelaksana.
Pelaksanaan berlangsung di Balai Desa dengan dukungan pemerintah desa serta partisipasi aktif masyarakat Desa Kronjo.
Kehadiran audiens yang terdiri dari mayoritas Ibu Rumah Tangga (IRT) menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap kegiatan sosialisasi. Partisipasi tersebut menjadi indikator positif bahwa masyarakat memiliki kepedulian terhadap isu pengelolaan sampah dan kesehatan lingkungan.
Rangkaian kegiatan sosialisasi diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal audiens mengenai pengelolaan sampah dan PHBS. Pre-test diberikan sebelum penyampaian materi sebagai gambaran awal mengenai pemahaman masyarakat terhadap kedua topik tersebut.
Setelah seluruh audiens menyelesaikan pre-test, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai pengelolaan sampah berbasis 5R. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara tertib dan sesuai dengan susunan acara yang telah direncanakan.
Pada sesi pengelolaan sampah, peserta diperkenalkan dengan lima prinsip utama dalam konsep 5R, yaitu Reduce, Reuse, Recycle, Repair, dan Rot.
Setiap prinsip dijelaskan melalui contoh sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memanfaatkan kembali barang yang masih layak digunakan, mendaur ulang sampah menjadi produk yang bermanfaat, memperbaiki barang yang rusak agar tidak langsung dibuang, serta mengolah sampah organik menjadi kompos.
Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh seluruh audiens. Melalui materi tersebut, masyarakat diharapkan dapat mulai menerapkan pengelolaan sampah dari lingkungan rumah tangga sebagai langkah awal menjaga kebersihan lingkungan.
Setelah penyampaian materi mengenai pengelolaan sampah, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Materi yang disampaikan meliputi pengertian PHBS, penyakit kulit dan cara pencegahannya, kebiasaan hidup bersih yang perlu diterapkan, serta manfaat menjaga kebersihan bagi kesehatan.
Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif sehingga audiens dapat mengikuti setiap pembahasan dengan baik.
Sebagai penutup kegiatan, seluruh audiens dan Tim Pelaksana PPK Ormawa HIMITEKA 2026 melaksanakan sesi foto bersama sebagai dokumentasi sekaligus bentuk kebersamaan selama kegiatan berlangsung.
Secara keseluruhan, sosialisasi ini berjalan dengan lancar dan mendapat respon yang positif dari masyarakat Desa Kronjo. Melalui kegiatan ini, audiens memperoleh pengetahuan baru mengenai pengelolaan sampah berbasis 5R serta pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.
Diharapkan pengetahuan yang telah diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


