Mahasiswa KKNT Perubahan Iklim Gelombang 116 Unhas, Ulul Azmi Putri, membuat infografis mengenai mangrove dan kaitannya dengan perubahan iklim untuk Pemerintah Desa Ampekale. Harapannya, hal tersebut dapat dimanfaatkan sebagai media informasi dan edukasi bagi masyarakat.
Pemilihan mangrove sebagai tema edukasi tidak terlepas dari karakteristik Desa Ampekale sebagai wilayah pesisir yang memiliki ekosistem mangrove cukup lebat dan menjadi bagian dari lingkungan kehidupan masyarakat sehari-hari.
Penyusunan dan penyerahan infografis merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKNT Perubahan Iklim 116 yang berfokus pada peningkatan pemahaman masyarakat terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim.
Melalui media sederhana dan informatif, mahasiswa berupaya memperkenalkan mangrove serta menjelaskan berbagai fungsi penting ekosistem tersebut bagi kawasan pesisir.
Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Keberadaannya berkaitan dengan perlindungan kawasan pantai, habitat berbagai jenis biota, serta kemampuan ekosistem pesisir dalam menyimpan karbon. Karena itu, pemahaman masyarakat mengenai manfaat mangrove menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.
Di Desa Ampekale, mangrove menjadi bagian dari potensi lingkungan yang perlu dikenali dan dijaga. Namun, Eksistensi ekosistem tersebut tidak hanya perlu dilihat secara fisik, tetapi juga dipahami manfaat dan perannya dalam kehidupan masyarakat serta dalam menghadapi berbagai tantangan perubahan iklim.
Infografis yang dibuat mahasiswa menggunakan bahasa sederhana dengan dukungan visual yang menarik agar informasi dapat lebih mudah dipahami oleh masyarakat dari berbagai latar belakang.
Materi di dalamnya memuat pengenalan mengenai mangrove, manfaatnya bagi lingkungan pesisir, serta keterkaitannya dengan upaya menghadapi perubahan iklim.
Melalui pendekatan visual tersebut, mahasiswa berharap informasi mengenai mangrove tidak hanya menjadi pengetahuan yang disampaikan secara lisan, tetapi dapat menjadi media pembelajaran yang dapat dilihat kembali oleh masyarakat kapan saja.
Diserahkan untuk Dimanfaatkan di Kantor Desa
Sebagai bagian dari keberlanjutan program, infografis mengenai mangrove dan perubahan iklim diserahkan kepada Pemerintah Desa Ampekale untuk ditempatkan di Kantor Desa. Penempatan tersebut diharapkan dapat membuat informasi lingkungan lebih mudah diakses oleh masyarakat maupun pengunjung yang datang ke kantor desa.
Dalam kegiatan penyerahan infografis, Sekretaris Desa Ampekale menyampaikan apresiasi terhadap media edukasi yang telah dibuat oleh mahasiswa KKNT Perubahan Iklim 116.
Menurutnya, informasi mengenai mangrove dan perubahan iklim dapat menjadi media yang bermanfaat untuk menambah wawasan masyarakat, khususnya bagi warga Desa Ampekale yang berada di kawasan pesisir.
Kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah desa juga menunjukkan bahwa edukasi lingkungan dapat dilakukan melalui pendekatan sederhana dengan memanfaatkan media yang dekat dengan masyarakat.
Informasi yang dikemas secara visual diharapkan dapat menjadi pemantik bagi masyarakat untuk semakin mengenali kondisi lingkungan di sekitarnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKNT Perubahan Iklim 116 Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Desa Ampekale semakin mengenal fungsi mangrove sekaligus memahami pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


