pameran fotografi mes 56 di jogja ajak pengunjung melihat dunia dari bingkai berbeda - News | Good News From Indonesia 2026

Pameran Fotografi MES 56 di Jogja Ajak Pengunjung Melihat Dunia dari Bingkai Berbeda

Pameran Fotografi MES 56 di Jogja Ajak Pengunjung Melihat Dunia dari Bingkai Berbeda
images info

Pameran Fotografi MES 56 di Jogja Ajak Pengunjung Melihat Dunia dari Bingkai Berbeda


Yogyakarta dikenal sebagai ruang tumbuh bagi berbagai praktik seni dan budaya, termasuk fotografi dan seni kontemporer. Salah satu upaya tersebut hadir melalui pameran Di Atas Hitam dan Putih, yang mempertemukan karya 17 anggota kolektif seni MES 56 di EDSU House Sleman, pada 16 Oktober 2026 hingga 3 Januari 2027.

Pameran kolaborasi EDSU house dan MES 56 ini menempatkan fotografi unsur utama, untuk mengeksplorasi cara manusia melihat gambar dan memaknai dunia. Melalui pendekatan visual yang tidak biasa, pengunjung diajak mempertanyakan bagaimana sebuah foto dibentuk oleh sudut pandang tertentu.

Mengubah Kebiasaan Melihat Fotografi

Pameran EDSU house dan MES 56 di Yogyakarta | Foto: GNFI/Pierre Rainer
info gambar

Pameran EDSU house dan MES 56 di Yogyakarta | Foto: GNFI/Pierre Rainer


Dalam kehidupan sehari-hari, manusia terbiasa melihat dunia melalui bidang persegi dan persegi panjang, mulai dari jendela, halaman buku, layar, hingga cetakan foto. Bentuk-bentuk tersebut kerap dianggap sebagai format yang wajar, padahal pemilihan bingkai turut menentukan bagian mana yang terlihat dan bagaimana sebuah gambar dipahami.

Di Atas Hitam dan Putih mencoba mengusik kebiasaan tersebut melalui penggunaan bentuk geometris, seperti segitiga dan jajar genjang, yang bersumber dari pecahan logo MES 56. Bentuk-bentuk ini tidak sekadar menjadi elemen dekoratif, tetapi juga mengubah cara pengunjung berhadapan dengan karya fotografi.

baca juga

Dengan pendekatan itu, perhatian tidak hanya tertuju pada objek yang tertangkap kamera, tetapi juga pada proses pemilihan dan pembatasan pandangan yang menyertainya.

Dapat Membaca Jogja melalui Bingkai yang Tidak Utuh

Pameran EDSU house dan MES 56 di Yogyakarta | Foto: GNFI/Pierre Rainer
info gambar

Pameran EDSU house dan MES 56 di Yogyakarta | Foto: GNFI/Pierre Rainer


Eksplorasi visual dalam pameran ini juga berkaitan dengan cara MES 56 memandang Yogyakarta, kota tempat MES 56 tumbuh selama lebih dari dua dekade. Kota tidak diposisikan sebagai gambaran yang utuh, melainkan sebagai ruang hidup yang terus mengalami perubahan.

Bingkai yang miring, terpotong, dan tidak beraturan menjadi cara untuk menunjukkan bahwa pengalaman seseorang terhadap sebuah kota selalu memiliki keterbatasan. Pendekatan hitam-putih turut memperkuat eksplorasi tersebut.

Terinspirasi dari karakter ruang EDSU house yaitu konsep White Space dan Black Box, pilihan visual ini mengarahkan perhatian pada gelap-terang dan kontras dalam fotografi.

baca juga

Kolaborasi 17 Seniman

Pameran EDSU house dan MES 56 di Yogyakarta | Foto: GNFI/Pierre Rainer
info gambar

Pameran EDSU house dan MES 56 di Yogyakarta | Foto: GNFI/Pierre Rainer


Pameran ini melibatkan 17 anggota MES 56, antara lain Ahmad Husain Alfarizi, Akiq AW, Angki Purbandono, Arief Budiman, Fajar Riyanto, Wimo Ambala Bayang, Wok The Rock, dan Yudha Kusuma Putera. Pembukaan pameran berlangsung pada 16 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB dan dibuka oleh Indra Leonardi.

Didirikan pada 2002, MES 56 merupakan kolektif seniman yang mengembangkan fotografi dan seni kontemporer melalui pendekatan kritis serta kontekstual. Kolektif ini juga mengelola ruang bersama yang berfungsi sebagai studio, tempat edukasi, ruang bermain, dan tempat tinggal.

Sementara itu, EDSU house yang berada di kawasan utara Yogyakarta menghadirkan ruang bagi eksplorasi artistik, kolaborasi lintas disiplin, dan pertemuan gagasan.

Melalui Di Atas Hitam dan Putih, pengunjung diajak melihat fotografi bukan semata-mata sebagai alat untuk merekam kenyataan. Pameran ini juga membuka pertanyaan tentang bagaimana batas visual memengaruhi pemahaman manusia terhadap gambar, kota, dan dunia di sekitarnya.

baca juga

Pameran dapat dikunjungi di EDSU house, Jalan Kaliurang Km 5 No. 72, Sleman, Yogyakarta, pada Selasa hingga Minggu pukul 10.00–19.00 WIB, sampai 3 Januari 2027.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Pierre Rainer lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Pierre Rainer.

PR
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.